Puasa ngopi

Setiap ibu melahirkan pasti mendambakan proses menyusui, setidaknya itu menurut saya, begitu juga dengan saya yang selalu berdoa dan berharap bisa menyusui bayi saya secara optimal dan maksimal.

Saya rela melepas beberapa kebiasaan dan perilaku saya yang sekiranya akan menghambat proses menyusui, salah satu nya adalah ngopi atau minum kopi.

Saat ini saya sedang puasa ngopi. Setidaknya untuk beberapa bulan ke depan, well..okey, mungkin beberapa minggu, hehe at least sampai saya yakin pencernaan bayi saya cukup kuat untuk mengkonsumsi ASI berkafein­čśÇ Nhah kapan itu? entahlah, nanti pasti akan kelihatan juga kok tandanya. Itulah kenapa ibu dianugrahi intuisi oleh Tuhan yang maha keren.

Jujur, saat ini saya lagi sakau kopi, tenaga yang tersisa di badan saya mungkin tinggal kurang dari 30% dari energi full yang bisa saya upayakan. Tapi demi anak-anak, saya bisa mem-boost tenaga itu menjadi at least 70% energi. Saya harus punya cukup energi untuk kedua anak saya dan cinta membuat saya mampu bertahan demi mereka berdua.

Sumpah! gua butuh kopi sekarang!

Itu kalimat yang terngiang di otak saya sekitar beberapa menit yang lalu saat Saffanah, anak perempuan saya, masih terjaga. Dan skarang setelah dia tidur, kalimat itu mereda dan berganti,

Bangunkan Yahya, ganti baju nya, susui, lalu istirahat, believe me, it will cure everything..

Entahlah..punggung ini rasanya udah ada di belakang aja, man ! Dengkek’en bu nyaiiiii !!!

Menikmati dan mensyukuri setiap prosesnya adalah kunci sukses dalam menyusui. Karena kalo nggak gitu bisa stress mendekati depresi, frustrasi dan akhirnya mempengaruhi proses menyusui.

Tapi sebagaimana adab nya, yang namanya puasa, selalu ada berbuka puasa di akhir hari nya. Di situ lah puncak kenikmatannya..


gatau ini tanggal brapa, tp ini hari jumat. fatimah. rumah jogja. memunguti sisa kewarasan.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Weaning with Love (Menyapih dengan Cinta)

Ternyata menyapih itu adalah sebuah proses yang cukup menguras emosi bagi anak dan ibu, at least itu bagi saya. Persiapan terbesar adalah mental saya sebagai ibu. Pikiran-pikiran dan kekhawatiran berlalu lalang di benak saya, mungkin itu yg jd sebab saya … Continue reading

Gallery | 2 Comments

Berpetualang bersama si kecil

Beberapa bulan lalu, kami (saya dan suami) berencana “me-launching” putri kami Saffanah ke padang savana nya TN Baluran. Kami ingin memperkenalkan, ‘Seperti ini lho nak, savana itu, tempat bagi milyaran kehidupan yang tidak pernah lelah memberi kehidupan meski kadang kemarau … Continue reading

Gallery | Leave a comment

JANCUK

Hari ini saya mau misuh. Jancuk beribu jancuk untuk┬ábeberapa jancuk di kantorku. mbah mu gak jancuk. mbok mu gak jancuk. KON jancuk !!! Orang kalo senang melihat orang lain susah, dan susah kalo melihat orang lain senang, apa namanya kalo … Continue reading

Gallery | 2 Comments

Kejutan manis ke dua

This gallery contains 1 photo.

Subhanalloh, Alhamdulillah, Allohuakbar. Senin malam. Sekitar jam 10-an malam, suami keluar rumah, anak udah tidur. Saya??? kethap kethip belum bisa tidur, dan akhirnya malah nyetrika baju anak saya sambil berharap segera ngantuk. Tiba-tiba kok rasanya pengen makan lagi. Memang kebiasaan … Continue reading

Gallery | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Give Blood

Golongan darah saya B. Saya dulu pernah rutin donor darah. Saya sedang menunggu waktu yang tepat untuk kembali mendonorkan darah saya lagi. Insyaalloh segera setelah 3 bulan dari selesainya masa menyusui Saffanah. Alhamdulillah kondisi saya sehat, salah satu cara saya … Continue reading

Gallery | Tagged , , , | Leave a comment

Sweet Mistake – Part 1 Join Kopi

This gallery contains 1 photo.

Mimpi semalam rasanya masih terbayang jelas di meja teras kamar kost Emily┬ásaat dia┬ámelihat cangkir sisa kopi mereka┬ásemalam. Kopi Emily lebih tepatnya, karena Victor┬ásebenernya nggak begitu doyan minum kopi. Baginya, kalo dia bilang “ngopi” itu artinya hang out, sekedar alasan demi … Continue reading

Gallery | Tagged , , | Leave a comment