Aku dan Gadis remaja di meja sebelah

Ketika aku harus benar-benar berlari sendirian, hanya Tuhanku yang mampu memahami duniaku.

Ketika hanya pena dan tangan yang berbicara haruskah dimengerti apa yang dia inginkan?

Ruang sunyi ini begitu nyaman dan luas hingga aku rasa lelah dan asing.

Hingga kusadari seandainya engkau di sini bersamaku, kekasihku.

Dunia ini begitu luas dan berwarna ketika yang kulihat saat ini hanya abu-abu dan abu.

Hingar bingar masa remaja ku seolah baru kemarin pagi kujalani.

Apa kelak kepompong-kepompong manis itu akan menjelma menjadi kupu-kupu cantik yang hidup sesaat, kemudian mati diterpa angin; ataukah menjadi lebah penyengat yang gagah berwibawa yang mati setelah menyengat?

Apa yang terucap dari mulut mungilnya tak mampu terbendung malam.

Dalam bahasa Bob Marley, Hey little sister, pernahkah kau berfikir bahwa dunia akan berubah menjadi abu-abu suatau saat nanti?

Sosokmu begitu memesona mata dan tangan lelaki untuk selalu membawamu terbang menikmati warna-warni malam.

Hingga saat kau mampu terbang dengan sayapmu dan menyadari bahwa hanya satu sayap yang kau punya.

Semoga jalanmu masih sangat panjang dan kamu tidak pernah lelah menyerah sampai kau temukan sebelah sayapmu yang belum kau punya.

Dunia ini telah menantimu sayang, menanti untuk kau rengkuh dalam dekapan kuat dan hangat di mana generasi setelahku, setelahmu, akan tumbuh.

Kumohon teruskanlah pena ini di tanganmu menuliskan tentang berwarnanya dunia ini, bukan hanya hitam dan putih saja.

Jangan kau singsingkan lengan baju mu terlalu tinggi hingga membuatmu merasa seakan kau mampu terbang sendiri menaklukkan dunia; atau membuat laki-laki terluka ego dan logikanya dan merenggutmu; dan kau takbisa terbang bahkan berdiri.

Nikmatilah masa mu sampai kau tak ingin mengulangi kelak. Karena kelak kau takakan bisa mengulanginya kembali.

 

21.10 WIB, 20/11/2010,  Angkringan Strawberry, Jogjakarta.
Fatimah.

About imexplore

Im trying to exploring some things to explore. Sebatas kemampuanku menjelajahi dunia bersama hati dan fikiranku.
This entry was posted in Annisa, Kopi Hitam ku, Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Aku dan Gadis remaja di meja sebelah

  1. mumun says:

    mbak imey….
    josssssss……
    Top…………markotop…
    segerrrrrrrrr…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s