Perjalanan panjang di penghujung tahun 2010

Semoga saya mampu mengambil hikmah dan berkah yang besar di balik perjalanan ini.

Minggu, 26 Desember 2010.
Minggu malam berangkat dari terminal giwangan jogja via bis EKA favoritku yang untungnya masih menyisakan satu(satu-satunya) kursi buatku. Deretan paling belakang? gak masalah, ambil… Tengah, gakada sandaran lengan? gak masalah, no problemo kalo kata pak becak.
Jalanan dah mulai padet berisi nih, apalagi masuk Solo, beghhhh…perjalanan yang biasanya cuma 5-6 jam kali itu jadi 8jam, mantat ni pantab, tapi ternyata ini baru permulaan.
Sampe Surabaya hampir tengah malam, harus kesampaian nih makan di warung sambel iwak pe nya mak Ye, sedaaappp..

Senin, 27 Desember 2010.
Pagi-pagi (agak siang sih, karena bangun kesiangan :p) ditemani furqon cintaku yang selalu sabar dan tawakal, hehehe… berangkat ke kota Gresik yang bikin body nggregesi ngurus beberapa dokumen untuk kelengkapan pemberkasan CPNS, eh, alhamdulillah lho saya lulus ujian CPNSD Gresik, semoga sampe pengangkatan dan seterusnya (really really hoping n pray)
udah tes ini itu, isi blangko ini itu, Furqon-ku pun sudah pontang panting ke warnet, poto kopi, kesana, ke situ (thnx MFJ ku) dan akhirnya,,, sip, well done, tinggal foto kopi 1x lagi n legalisir, just few seconds before i finished my deep breath n than suddenly Mr. doctor said :
“Saya benar-benar sudah harus pergi ini mbak, mas, tapi saya janji besok pagi jam setengah sembilan berkas anda-anda semua sudah bisa diambil”
Sepersekian detik kemudian terasa badan melayang ke dalam pertanyaan besar ” would you please give me a minute n just sign my paper, Sir???”
Tapi bapak dokter yang sudah memberikan kami kesempatan beberapa jam setelah jam dinas beliau itu memang harus tetap meninggalkan Laboratorium.

Waktu keluar menuju parkiran sepeda motor, suddenly a hard rain falls, tapi hati masih tetep bening n mikir, ‘ini hujan pasti hujan penuh berkah, biar pulang gak kepanasan’ i thought.

Belom lengkap ke Gresik tanpa makan “nasi krawu” dan pergilah kami menuju (rencana) warung nasi krawu yang enak yang pernah dikasih tunjuk teman saya Dian, (Dian dan Nen suaminya sudah sangat banyak membanyu saya dalam proses CPNS-an ini). Tapi dasar saya, ya gitu deh..penyakit lama belom sembuh juga, dis-orientasi medan alias nyasar. hhhhh… lagi-lagi saya nggakbisa mengingat harus memilih belokan mana untuk menuju warung itu.😦 padahal udah ngayal makan nasi krawu enak tuh..
Dan akhirnya (lagi-lagi) kami makan di “Bu Rika”..
Setelah kenyang, kami menuju rumah ortu Dian, her daddy just passed away yesterday, he’s a good man, hope he get a comfy homy place in heaven.

Kami kemudian pulang dengan sisa tenaga dan tekad semoga besok pagi gak bangun telat lagi,hahahaha..

Selasa, 28 Desember 2010.
Bismillah,Sepagi mungkin kami geber Mio pinjeman dari Kak Fira (kakaknya Furqon) menuju Gresik to take care of the rest of the procedure.
‘Hope everything gone well by today’ doa ku..
Tujuan utama dan final kami hari itu adalah Kantor Bupati Gresik, untuk memasukkan berkas pengangkatan PNS-an ku.
Simple fitness (naik tangga sampe lantai 3) menuju ruang rapat, yang disulap jadi ruang pemberkasan, saya menghadap 3 petugas penerima berkas.
cek cek cek 1 2 3..cek ini cek itu dan salah satu dari mereka berhenti membuka lembaran-lembaran dalam scnelhecter (bahasa awamnya stopmap) plastik hijau itu.dan melihat ke arah saya,

batinku ‘may i help you Sir?’ masih cool ini ati..

begitu dia bilang ” lha ini kok ijasahnya gak sesuai permintaan mbak?harusnya kan elektromedik?mbak nya kok elektronika?”
“Trus ini juga SKCK nya juga salah ini mbak redaksional tujuannya”

Ow eM God…rasanya kayak habis nge-donor darah se-galon bo’..
pucet sepucet pucet nya..udah gak ngeh tu pak petugas ngomong apaan..
istighfar..istighfar..this just a tiny little rock in the middle of a huge jungle..jadi tenang aja…Alloh Maha Besar…Allohuakbar..

Tapi tetep udah gakbisa keluar warna di muka, pucet seru..!!

Salah satu dari mereka bilang ” Berarti njenengan (anda) coba-coba ya ndaftarnya?”
Saya :” Ya serius Pak, kalo coba-coba masak iya saya belain sampe kesini?”
Beliau lagi :”Lha ini kok ijasah gak sesuai tapi nekad nglamar?”
Saya :”(mencoba berdiplomasi) waktu saya STM dulu saya PKL ditempatkan di bagian teknik di rumah sakit Pak, jadi saya pikir bisa melamar juga di sini”

Beliaunya :” tapi kan ini mata kuliahnya beda mbak sama rekam medik?”sambil liat bolak balik transkrip nilai ku yang IPK nya di bawah standart.
Saya :”(interupsi Pak) Elektromedik Pak”
Beliau :” oh iya,elektromedik,kok ini beda ya?ya begini saja..mungkin rekan kami sudah membuat kesalahan waktu seleksi administrasi dengan meloloskan berkas anda, namanya juga nyeleksi ribuan pelamar ya to mbak? sudah lembur berhari-hari mungkin capek dan kurang teliti. Lha sekarang berkas anda kami terima dan kita tunggu keputusan dari BKN”
Saya :”kira-kira berapa lama Pak?”
N he said :”ya kira-kira 4 bulan mbak”

haduhhhh…ibarat TV udah layar tawon aja ni muka, gakada gambar n warna nya.4 bulan menunggu bak Ridho Rhoma dalam kebimbangan, ibarat bob marley yang wait in fain.
Mau ngumpat juga percuma, yaudah, untungnya saya memilih untuk istighfar saja dan mengingat-ingat lagi barangkali ada salah saya yang cukup fatal sehingga saya ditegur dengan cara seperti ini, mungkin saya terlalu sombong😦

Menit berikutnya saya keluar dari ruangan itu dan bilang ke pacar saya tentang semua yang baru saja terjadi, dan langsung kami melesat menuju stasiun kereta api Gubeng dan setelah dapat tiket, baru saya bisa makan meski dengan rasa aneh.
Dan jadilah itu perjalanan panjang ke dua saya, kali ini menuju jogja, dan kereta lebih lambat 1jam, eh emang jalur kereta bisa macet juga apa yak???
Selasa malam itu saya sudah bisa bersaing dengan David koperpil, cling *** muncul tiba-tiba di jogja.

Rabu,29 Desember 2010
Pagi itu alarm dalam otak saya udah gembar gembor gak karuan, dalam alam bawah sadar saya cuma ada ‘SKCK harus selesai hari ini!’
Jadilah tour de Bantul pagi itu dan alhamdulillah selesai jam 11an.
Setelah menunggu Bapak pulang, saya diantar Bapak ke terminal untuk berangkat lagi ke Surabaya lagiiiiiiii..
dan malamnya saya cling *** ada di Surabaya lagi…
Owh God…pinggang, punggung, pantat dan kaki serasa habis nggendong galon,owh owh owh..pegel bo’

Kamis, 30 Desember 2010
Pagi, sepagi mungkin saya diantar lagi oleh kekasihku tercinta yang paling hir hur se-Indonesia raya tercinta menuju …taraaaaaa…Gresik lagiiii..
Menuju kantor Bupati Gresik lagi dan menemui staff bagian kepegawaian dan disambut Ibu berjilbab oranye dengan pertanyaan:
“ooo…ini yang kemarin ijasah e beda itu ya mbak?”
batinku ‘wah terkenal aku rek’ sambil njawab :”Iya Bu’, saya mau melengkapi kekurangan berkas SKCK saya dan beberapa data”
“dan saya minta koreksi untuk tanda terima berkas, saya melamar untuk tenaga kesehatan, teknisi elektromedik Bu’ bukan rekam medik (i thought they are tottaly different,right?)”

Saya menduga jangan-jangan hari sebelumnya saya sudah di-forum-kan karena kebanyakan staff disana tau tentang ijasah saya yang bukan elektromedik, whatta small world..

Semoga saja, tidak ada pihak yang dirugikan dalam proses seleksi ini, karena saya tidak mau bermasalah dengan siapapun, saya hanya berniat untuk mengabdi pada negeri ini dengan melamar CPNS, dan seleksi pertama hingga terakhir saya lulus kriteria dan berkas pun sudah saya lengkapi sesuai prosedur.

Dalam hati saya berdoa, semoga jurusan elektronika memang diperbolehkan melamar ke bagian elektromedik, dan tidak akan ada masalah lagi selanjutnya.Amin..
Logikanya, kalo memang gakboleh masuk, seharusnya mulai dari seleksi administrasi pertama saya sudah tersingkir dengan entengnya dong?

Dalam kepasrahan penuh saya cuma bisa berdoa semoga segalanya sesuai doa saya meskipun saya sadar kalo ibadah saya belum sempurna dan tidak ada peristiwa apapun dimanapun yang terjadi tanpa kuasa Alloh.
Kami pulang dengan sisa senyum yang masih bisa terusung, saya tanya pacar saya apa dia capek?
N he said “enggak kok, gakpapa”
Rasanya luruh semua umpatan dan segala sumpah serapah saya tadi, berganti dengan rasa syukur yang begitu besar karena saya memiliki cinta seorang Furqon yang selalu berusaha terlihat tidak lelah demi menyemangati saya.
Dan ketika saya meminta (well..okey im crying) saya meminta untuk tinggal sampai at least badan saya segar kembali, dengan sabar dia membujuk saya untuk pulang, karena menurut dia, besok jalanan akan jauh lebih gila macetnya, n once again, he’s right.
Setelah tawar menawar jam kepulangan, akhirnya perjalanan panjang ke sekian kali nya saya tempuh.
Begitu sampai di terminalBungurasih surabaya, hawa kekhawatiran begitu pekat karena ratusan calon penumpang menunggu bus jurusan JOGJA, yes, just JOGJA.
Bahkan bus Sumber kencono (economy class) aja jadi rebutan,huuhhhfff whatta nite…
Kemudian seorang bapak setengah baya berbadan kurus dan berrambut plontos mendekati kami dan menawarkan untuk menjemput si bus EKA idolaku itu ke garasi langsung. Asal tau aja ya, saya bener-bener paranoid sama calo terminal, gara-gara mereka saya hampir kebawa ke Madura, so..no no no..thankyou..
N once again, saya bersyukur memiliki Furqon dalam hidupku karena dengan adanya dia di sampingku, jadi dia berani nanya ke bapak-bapak kru bis (kalo gak salah MIRA) dan mendapat informasi tentang keberadaan bis EKA. kalo sendirian mah mungkin besok saya baru bisa dapet tempat di bis.
Dan kami pun memburu bis EKA sampai ke garasinya di daerah Kletek,hehehe nama kok kletek.kletek kecemplung kalen?hehehe
Ternyata sampai di garasi bis EKA, sudah ada puluhan mungkin ratusan calon penumpang mengantri untuk naik bis itu padahal bis nya aja belum masuk garasi.apa-apaan ini????
Dan akhirnya setelah kaki saya terinjak anak laki-laki kecil yang terlalu banyak gerak, saya dapet nomer antrian juga dan dapat tempat duduk favorit saya, belakang pak supir yang sedang bekerja, mengendali kuda(bis) supaya baik jalannya, cetherrr…
Kira-kira 15-20 menit menunggu barulah Furqonku menampakkan wajah lelahnya dan dia bilang “sayang, kepalaku pusing” cuma beberapa kata dan itu membuat saya sangat enggan untuk kembali ke jogja, ingin sekali saya menopang rasa lelahnya meski badan saya gak terlalu kuat, tapi kalo saya bilang gakmau pulang, saya bisa diomeli habis-habisan sama dia.
jam 10.22 bis yang saya tumpangi berangkat dan menembus padatnya lalu lintas musim liburan dan hebatnya bisa sampai jogja jam 5 pagi.Sungguh sulap…
Di samping saya seorang fotografer muda, memakai kaos lengan legreng panjang, celana jins gombrang se-bawah lutut, dan yang penting, ber-kerpus. Furqon banget lah, Seandainya Furqon yang ada di sebelah saya..memikirkan itu mengantar saya menuju lelapnya tidurku setelah menelpon dan memastikan cintaku sampai kamarnya.

Dedicated to:
Bapak, Ibuk,mbak Inung, Ifah, tanpa doa kalian, mungkin aku gakakan mampu sampai di titik ini.
Kekasihku, sungguh kuasa Alloh telah mengirimkanmu untukku hingga aku kuat dan tegar melewati perjalanan panjangku selama ini.
Dian, Nen dan keluarga, kalian adalah orang-orang baik, aku yakin rejeki gakakan jauh dari kalian.
Dan kalian semua adalah bocoran surga dalam hidupku, aku sangat bersyukur memiliki kalian.

About imexplore

Im trying to exploring some things to explore. Sebatas kemampuanku menjelajahi dunia bersama hati dan fikiranku.
This entry was posted in Kopi Hitam ku. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s