Salam Rinduku Untuk Mu Kawan

Sore itu kulihat kincir air pompa air garam berputar lagi.

Ladang garam kembali bersemi.

Ku lihat cangak terbang mengepak sendirian tanpa kawan.

Sepertiku sore itu.

Ku ambil tapak jalan lain yang belum pernah kulalui.

Di bawah sana ku lihat hamparan atap berpadu kemerlip lampu kota.

Bukit ini terasa sunyi tanpa langkahmu disampingku kawan.

Angin ini terlalu kencang kuhadapi sendiri.

Terik mentari di sini terasa begitu menyengat tanpa tawamu.

Kawan, adakah rindu ini kau rasa untukku?

Coz im freakin’ miss you

 

 

surabaya, 16 juni 2011, fatimah.

 

About imexplore

Im trying to exploring some things to explore. Sebatas kemampuanku menjelajahi dunia bersama hati dan fikiranku.
This entry was posted in Belajar Puisi, Kopi Hitam ku and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s