Lirik Untuk Lagu Pop – Puisi Karya Sapardi Djoko Damono

Sebuah puisi karya Sapardi Djoko Damono

Jangan pejamkan matamu, aku ingin tinggal di hutan yang gerimis

Pandangmu adalah seru butir air tergelincir dari duri mawar, (begitu nyaring!)

Swaramu adalah kertap bulu burung yang gugur, (begitu hening!)

Aku pun akan memecah pelahan dan bertebaran dalam hutan

Berkilauan serbuk dalam kabut

Nafasmu adalah goyang anggrek hutan yang mengelopak, (begitu tajam!)

Aku akan berhamburan dalam grimis dalam seru butir air dalam kertap bulu burung dalam goyang anggrek

Ketika hutan mendadak gaib,Jangan pejamkan matamu

Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,
1982.

Teruntuk kawan-kawanku yang begitu mencinta pada hutan, pantai, hujan, anggrek, dan burung.
Ketika hutan mendadak gaib, jangan pejamkan matamu, jangan biarkan yang gaib itu menjadi raib.
Pada sayap-sayap burung itu kutitipkan rinduku pada kalian wahai para pencinta.
Dan di bulu burung yang berguguran itulah rinduku sampai pada kalian.
Aku percaya akan tiba masa ketika hujan memanggil anggrek hutan liar mekrok, semerbak, saat itulah aku akan kembali berjalan mengiring langkah kalian.
 
i miss you guys
bumi ini terlalu luas untuk ku titi sendirian.
 
 
gresik, 27 november 2012, fatimah

About imexplore

Im trying to exploring some things to explore. Sebatas kemampuanku menjelajahi dunia bersama hati dan fikiranku.
Gallery | This entry was posted in Belajar Puisi and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s