Trimester pertama kehamilan di semester pertama pernikahan

Kami, saya dan suami, keluarga, semua sangat bersyukur atas rejeki yang telah Alloh berikan pada pernikahan kami, yaitu kehamilanku.Alhamdulillahi robbil ‘almiin..
Banyak reaksi dari banyak orang, reaksinya pun macam-macam. Ada yang tulus, ada juga yang seolah perhatian tapi terlihat kecewa, terutama dari teman-teman yang suka sekali “kepo”, tetagga yang sering usil, tapi kami terutama saya, selalu berusaha khusnudzon pada semua orang.

Banyak yang menyarankan begini, banyak yang melarang begitu. Saya sangat berterimakasih atas semua perhatian dari semua orang, hanya saja…saya nggakmau terlalu paranoid dengan banyaknya mitos yang menakutkan bahwa ibu hamil nggak boleh begini, nggak boleh makan itu, minum kopi, makan duren, nggak boleh makan ikan laut, lele, belut, udang, cumi, terong, dan masih banyak lagi yang nggak boleh dimakan.
Trus saya harus makan apa???

Nggakboleh nyebrang lautan, nggakoleh melakukan perjalanan jauh, lha kalo sedang tugas dinas terus bagemana dong?? apa ya orang hamil ndak boleh kerja???
Prinsip saya, selagi halal, dan tidak ada dampak buruk bagiku dan bayiku, selama suami mengijinkan, bagi saya tidak menjadi halangan.

Tentang kopi,
Banyak teman-teman saya mengira bahwa saya pecandu kopi hanya karena saya sangat cinta kopi. Banyak yang menuduh saya akan tersiksa karena nggak boleh minum kopi karena sedang hamil. lha padahal saya itu nggak minum kopi juga nggakpapa kok..banyak yang menuduh saya nggak akan “nyangkruk” lagi di warung kopi setelah menikah dan berjilbab, lha padahal kan nggakpapa juga kalo saya menemani suami saya “nyangkruk” di warung kopi dengan saya masih berjilbab.

Saya hanya banyak sekali berdoa semoga Alloh selalu melindungiku dan bayiku, memberi kami kekuatan dan kesehatan, dan semoga Alloh mengijinkan kami mengasuh anak ini hingga menjadi anak yang sholeh atau sholehah yang akan membawa kebaikan untuk agama Alloh.

Untuk Anakku,
Anaknya bapak dan ibu, mommy and daddy love you and we’re waiting for your coming in happiness and patientness. Maafkan ibu kalo kamu sering kali harus terguncang-guncang di dalam perut ibu saat ibu mengendarai motor di jalan yang nggak mulus. Beginilah ibumu bekerja nak. Maafkan ibu juga kalo kamu kadang harus sedikit menahan lapar saat ibu ikut ayah ke tempat kerja, tahan sedikit ya sayang, kita beri bapak semangat. Maafkan bapak yang masih belum bisa berhenti merokok dan kadang kamu harus mencium bau yang nggakenak. Maafkan bapak dan ibu yang tidak membiasakanmu mengikuti ritual yang ibu belum yakin syariahnya. Jangan marah karena ibu sering nonton dialog dan berita politik bukannya film kartun. Meskipun kita belum bisa jalan-jalan lagi menikmati keindahan indonesia kita, tapi kita masih bisa bersenang-senang, kita masih bisa nonton film di bioskop, kita masih bisa ikut bapak nyangkruk di warung kopi, kita masih bisa jalan-jalan saat ibu turun dari angkot menuju rumah sepulang dari kantor.

Anakku sayang, kamu saat ini memang belum bisa protes pada apa yang bapak dan ibumu lakukan, kami ingin pelan-pelan mengajarkanmu “beginilah cara bapak dan ibumu menjalani kebahagiaan”. berkendaraan jauh, memasak makanan yang bapakmu baru bisa masak, minum kopi di saat kami sedang santai atau membutuhkan suntikan semangat, mengeluarkan cukup banyak uang hanya untuk mencicipi makanan yang bapak dan ibu sangat ingini dan belum pernah makan di restoran itali, dan masih banyak hal yang nanti akan kamu pelajari pelan-pelan.

Adek, begitu bapakmu memanggilmu dengan penuh kasih, bapak dan ibu sangat mencintaimu.

cropped-p10202831.jpg

Minggu ke-sebelas kehamilanku.
gresik, 26 september 2013, rumah kita

About imexplore

Im trying to exploring some things to explore. Sebatas kemampuanku menjelajahi dunia bersama hati dan fikiranku.
Gallery | This entry was posted in Anak pertamaku and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Trimester pertama kehamilan di semester pertama pernikahan

  1. misz mas says:

    saya juga suka sama kopi. hihi. tahniah pregnant.🙂

  2. Selamaat mbak Imey. Semoga selalu dikasi kesehatan ya buat ibu dan bayinya. Ihiiy ikut senang😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s