Give Blood

Golongan darah saya B.
Saya dulu pernah rutin donor darah.
Saya sedang menunggu waktu yang tepat untuk kembali mendonorkan darah saya lagi. Insyaalloh segera setelah 3 bulan dari selesainya masa menyusui Saffanah.

Alhamdulillah kondisi saya sehat, salah satu cara saya mensyukurinya adalah dengan mendonorkan darah saya.
Postingan ini bukan untuk sombong atau riya’, hanya sebuah perasaan sedih dan haru betapa kesehatan itu bisa kita jaga, namum hidup tetaplah milik Sang Kholiq.

Pagi tadi kami (Saya dengan rekan-rekan kantor) takziyah ke rumah salah seorang rekan kantor yang putrinya meninggal di umur kisaran 21 karena penyakit Lupus. Namanya Alfiah, dia kuliah semester tujuh di sebuah Universitas negeri di Malang. Sedang penelitian untuk skripsinya.

Menurut sedikit cerita dari keluarganya, senin pagi kondisi Alfiah menurun, tapi dia masih merasa kuat, dia sama skali nggakmau dirawat di rumah sakit. Bahkan ada yang cerita kalo dia minta menginap di hotel, minta dibelikan boneka putih yang besar untuk menemaninya tidur di hotel.

Tenyata tadi malam sekitar jam 9-10an kondisinya kritis, seluruh keluarga dan kenalan berusaha sekuat tenaga dan cara untuk mencari donor darah golongan B. Padahal ayah Alfiah adalah salah satu pendonor aktif dan rutin. Juga seorang yg cukup aktif di komunitas Pramuka dan PMR sebagai pembina kalo nggak salah.

Seandainya saya tau berita pencarian donor darah itu lbh awal, saya pasti mau mendonorkan darah saya.

Namun sekali lagi, hidup ini milik Sang Pencipta.

Karena bahkan sang ayah saja yang saya yakin punya cukup kenalan sesama pendonor saja, ketika Alloh sudah berkehendak, Alfiah tetap berpulang.

Selamat jalan Alfiah (meski kami tidak saling mengenal)..
Doakan orangtuamu selalu sehat, doakan mereka tetap semangat mendonorkan darah seperti selama ini. Karena aku yakin doa orangtua mu juga yang selalu untuk kebahagiaanmu.

Cerita Alfiah menguatkan saya kembali untuk menyimpan semangat supaya nanti ketika saatnya tiba saya tetap semangat dan mampu mendonor lagi.

Banyak yang bilang kalo perempuan banyak kendala untuk donor darah karena salah satunya setiap bulan kami sudah mendonor bebas alias haid. Tapi kita harus tau, sungguh Alloh menyayangi kita para perempuan dengan berkah kasihsayang yang sangat berlimpah.Dalam satu kali daur haid, ada sekian hari dimana kita bisa mendonorkan darah kita, yaitu sekitar seminggu setelah haid sampai sekitar seminggu sebelum saatnya haid. Jadi jika diambil rata-rata kita haid selama seminggu, maka dalam siklus normal haid 28 hari, maka ada waktu seminggu yang cukup ideal untuk donor darah.

Maka nimat Tuhanmu yang mana lagi yang engkau dustakan ?

Mulialah para perempuan pendonor darah di seluruh dunia. Sungguh kasihsayang mu mengalir pada setiap tetes darah yang kalian donorkan.

 

fatimah,
gresik, 18 november 2015

About imexplore

Im trying to exploring some things to explore. Sebatas kemampuanku menjelajahi dunia bersama hati dan fikiranku.
Gallery | This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s