ASI itu perkara mindset dan komitmen

ASI (Air Susu Ibu) merupakan berkah bagi setiap ibu yang baru saja melahirkan. Saat bayi belum punya gigi untuk mengunyah makanan, ada ASI yang bisa langsung ditelan tanpa bayi harus mengunyah. Komposisi nya pun paling sesuai untuk si bayi melebihi semua merk susu Non-ASI yang pernah diproduksi pabrik.

FYI, ASI itu ada macam-macam penampilannya.

Ada yang namanya FOREMILK, yaitu air susu yang keluar di awal penyusuan atau pemompaan (kalo kita memerah ASI) konsistensi nya cenderung lebih bening dan encer. Sangat bermanfaat untuk mensupport daya tahan dan kecerdasan bayi. Jumlahnya tidak selalu sama antara ibu yang satu dengan lainnya, bahkan tidak selalu sama pada setiap kali periode penyusuan seorang ibu.

HINDMILK, yaitu ASI yang keluar setelah FOREMILK.
Kemunculannya tidak selalu sama, ada yang keluar beberapa menit setelah bayi mulai menyusu, ada juga yang beberapa detik saja foremilk nya lalu hindmilk menyusul. Hindmilk cenderung lebih kental dari pada foremilk, karena lebih kaya akan lemak yang sangat bermanfaat untuk mengenyangkan bayi dan membentuk badan atau menambah berat badan bayi.

Lebih mudah melihat perbedaan konsistensi antara kedua jenis ini saat PUMPING (Pemompaan ASI). Kedua nya istimewa in the way they are.

ASI PAGI, yaitu ASI waktu pagi hari, hehehe namanya juga ASI pagi.
Saat pagi hari kita bangun tidur, tentu akan sangat terasa segar ketika kita minum sesuatu yang ringan, tidak terlalu encer tapi tidak juga terlalu kental. And you know what ? seperti itu lah ASI di pagi hari, sooo fresh.

ASI Siang, yaitu Asi yang keluar saat siang hari atau saat cuaca panas/gerah, cenderung lebih encer, tapi bukan bening seperti foremilk ya, ini putih tapi nggak kental. Menyegarkan untuk bayi saat siang hari ketika mereka sedang kegerahan dan biasanya rewel, mereka insyaalloh akan lebih nyaman ketika menyusu dan mendapati air susu mereka begitu segar, kayak kita habis belanja di bazzar trus berhenti di satu stand minuman dan kita minum es teh manis. ohhhh heaven..

ASI MALAM, yaitu Air susu yang keluar saat malam hari dan saat cuaca dingin. Cenderung lebih kental karena lemak nya akan sangat bermanfaat untuk mengenyangkan bayi sehingga mereka bisa tidur dengan nyenyak, dan juga menghangatkan ketika bayi sedang merasa kedinginan.Secerdas itulah ASI meraba suhu dan cuaca..

Keren banget nggak sih Tuhan menciptakan wanita ?!
Udah dikasih rahim buat menumbuhkan bayi, dikasih sepasang payudara untuk memproduksi ASI yang komposisinya nggak akan mampu diduplikasi pabrik manapun dengan teknologi buatan manusia secanggih apapun.

Keren nya lagi, ASI itu bisa disimpan lebih lama dari pada susu pabrikan setelah dicairkan, dengan metode dan manajemen  penyimpanan yang benar. Kita bahas lain kali ya..

Cukup untuk sharing penampakan ASI, untuk ilmu lebih lanjut silahkan akses ke situs, fb, instagram AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia), alamatnya silahkan cari di search engine :p hehehe

Sekarang kita kembali ke judul, ASI itu perkara mindset dan komitmen.

Saat seorang remaja putri menyatakan siap untuk menjadi dewasa, dia harus sudah memahami tentang ASI sehingga dia mampu mempersiapkan ASI sejak masa hamil dengan merawat payudara dengan baik dan benar, memelihara positive thinking nya sehingga sesaat setelah dia melahirkan ASI kolostrum nya segera bisa keluar hingga proses menyusui secara eksklusif selama enam bulan dan meneruskan menyusui hingga anak usia dua tahun.

Why ? Kenapa? Nangopo ? Lha mergane ? Keno opo?

Karena tanpa mindset yang positif, ng-ASI bisa saja terhenti di tengah perjalanan. Sedih banget kan…

Dan Ketika mindset kita akan Asi sudah positif, kita butuh komitmen yang kuat dari dalam diri kita dan dari orang-orang di sekitar kita.
Ngapain nyusuin anak pake acara harus melibatkan orang lain?
Nih ya, bagi yang belum tau, dan bagi bapak-bapak atau mas-mas calon bapak, menyusui bayi itu rasanya melegakannnn banget dan nyamannnnn banget selama hati si ibu happy.

Gimana caranya supaya ibu yang sedang menyusui awet happy ?
1. Setiap orang butuh me-time, bahkan bagi ibu yang habis melahirkan bayi.
So, berikan me-time bagi si ibu. Kasih waktu creambath ke salon langganan syukur-syukur spa, atau kasih waktu windows shopping di mall apalagi blanjaan dibayari full. dijamin asi lancar. hahaha
Karena ini bukan mitos kalo ibu hepi bisa bikin asi lancar, ini fakta.
2. Bantulah barang sedikit pekerjaan rumahnya.
Menyusui dan merawat bayi, apalagi saat usianya masih dibawah enam bulan dan belum mampu membedakan kehidupan siang dan malam, masih banyak begadang, ibu otomatis akan bangun ketika bayi nya menangis terbangun di malam hari, nggaktau siap yang pasangin alarm, pokonya udah otomatis ajah..Sedangkan di siang hari ibu harus tetap mengurus rumah tangga, atau bekerja. kalo kerja kantoran mah relatif lebih ringan, nha kalo SPG? yang harus berdiri sepanjang waktu kerja, ato pekerjaan lain yang membutuhkan kondisi fisik yang prima.ya kalo anak baru satu, suami kerja, ortu dan mertua nggak serumah, apalagi ada pembantu, bisa ikutan tidur siang, nha kalo tinggal bareng mertua dan nggak ada pembantu??! woyohoho..i don’t even want imagine that.. betapa ngantuk dan lelah nya fisik nya, apalagi kalo melahirkannya pake oprasi sesar, wuhuuu habis turun mesin bo’ serasa energi yang tersisa di badan cuma cukup buat buka mata doang, kadang makan minum atau ke WC pun harus di rapel, sholat terpaksa harus dijamak (ada tuntunannya untuk ini, kita bahas lain kali) apalagi kalo merawat bayi sekaligus balita, dan siang harus bekerja, hemboookkk itu yang saya alami saat ini.
Bisa turun berat badan 4,5 Kg dalam waktu 3,5 bulan tanpa diet, obat-obatan dan fitnes.
3.Sesekali pijitin lah..
pijat punggung (kata dokter saya) bisa melancarkan produksi asi. saya belum ada referensi jurnal nya, tapi sudah membuktikannya, so true ..
4. Bantu pegangin bayi.
Kadang, ibu sebenarnya punya tenaga yang cukup untuk melakukan segala hal, tapi waktu nya seolah habis tanpa terasa. Seandainya ada seseorang yang mau menggendongkan bayi nya barang sebentar supaya si ibu ini bisa mandi santai, menggosok leher, lengan seluruh badan, mengurut betis supaya nggak varises, that would be awesome ! means a lot.
Oh oke, mandi masih bisa bawa bayi kalo memang terpaksa, tinggal taruh bayi di ember besar atau stroller, bawa masuk ke kamar mandi, syalalala beres.
Yang bener-bener nggakbisa bawa bayi itu kalo butuh PUP ato Peepis. bayangin aja tuh…
5. Jangan recokin kepala ibu yang sedang menyusui dengan hantu susu formula.
Saya nggak anti sufor (susu formula) tapi seandainya bisa Asi saja sampai anak usia dua tahun, itu akan menjadi kebanggaan tersendiri yang nggak akan ada bandingannya bagi seorang ibu.

 

Lanjut lain waktu deh, udah waktu nya pumping ASI nih🙂

About imexplore

Im trying to exploring some things to explore. Sebatas kemampuanku menjelajahi dunia bersama hati dan fikiranku.
Gallery | This entry was posted in asi, asip, Belajar nge-blog, foremilk, hindmilk, ibu dan bayi, milk, pumping asi, Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s