Tour de Warkop | Kafe nine

Lokasi : kawasan per-ruko an Perumahan Green Garden (seberang RSUD IBNU SINA) Gresik.

Waktu mau masuk agak ragu karena sepi. Pas udah masuk ternyata sumpah brisik. Musik diputar sangat keras. Bukan favorit saya.

Seperti biasa pesanan saya saat pertama kali nyoba warung kopi ato kafe adalah kopi hitam tanpa gula. Meskipun mereka punya dua deret menu minuman tapi alasan saya mengunjungi warung kopi adalah untuk minum kopi. Dan favorit saya masih kopi tubruk tanpa gula.

Kopi hitam di sini kayaknya bukan freshly ground karena saya nggak denger ada suara grinder tapi tautau kopi saya jadi. Mungkin mereka beli kopi bubuk, ato jangan-jangan pake hand grinder. Hehe nggak mungkin… Bisa berotot kalo giling manual nglayani 50 pelanggan sehari. Yang pasti nggak kedengeran suara mesin giling kopi soalnya musik nya luar biasa kenceng sih. Musik kenceng asal rege saya nggak ada masalah, lha ini ada band (kalo nggak salah) yang menurut saya akan lebih manis kalo diputar dengan suara sedang aja.

Kopi nya sebenernya enak, khas kopi gresik-an, kental, pekat, pahit dan ada manis nya sedikit meski tanpa gula. Nggaktau mereka pake kopi apa. Nggak bisa nanya karena si pemilik ato penjaga kafe nya pada duduk di luar bersama mungkin teman ato pelanggan. Dan saya literally di dalam kafe sendirian. That is so impolite. Saya bukan berharap diajak ngobrol, paling tidak ada satu orang yang nungguin counter supaya kalo saya ato mungkin pengunjung lain yang mau order for something more ada orang yang dipeseni.

Setelah sekitar 15 menit saya ditinggalin sendirian akhirnya salah satu penunggu yang akhirnya saya tau dia pemiliknya masuk, dan saya bayar sekalian ngobrol sedikit.

Ternyata memang bener, kopi yang saya minum tadi judulnya “kopi lethek” kalo di menu. Khas kopi gresikan, ampas banyak, gilingannya halusss mulus seperti tepung. Nggak heran kan kalo kopi gresikan itu pait. Kata mas nya kalo untuk espresso mereka pake kopi excelso yang special. Hmmm… Waktu saya tanya kenapa nggak ada kopi nusantara, katanya kedepannya mereka berencana berubah konsep jadi coffee shop semi warung yang menyediakan kopi lokal nusantara, (lalu dia menyebut beberapa nama daerah yang punya kopi terkenal di indonesia), yang akan di giling langsung di mesin sebelum diseduh. Trus di lantai atas mau dibikin lesehan, namun katanya masih terkendala dana. Menurut saya sayang banget kalo lokasi sebagus itu nggak dikonsep dengan luar biasa. Apalagi di gresik kalo dilihat dari jumlah warung kopinya, terhitung masih jarang kedai kopi yang menjual kopi lokal nusantara single origin. Kata mas nya lagi, sementara ini order paling banyak masih kopi lethek, untuk espresso masih jarang banget yang order. Lhah, iyalah..wong mereka cuma punya satu macam kopi yang dipake untuk espresso. Tapi mungkin memang selera nya orang gresik susah move on dari kopi gresikan kali ya, karena memang enak. Tapi saya yakin kalo mereka taruh di daftar menu 3-5 aja kopi lokal single origin trus di pubkikasi kan agak gencar di sosmed, anak muda jaman sekarang kan banyak yang suka kopi karena korban sosmed, itu kan berita bagus banget sebenernya untuk para pengelola kafe. Kesempatan mereka menarik pelanggan lebih terbuka dengan social media yang ada dan ada trend. Capture-post, repost, tag, mention.

Banyak kan orang sekarang akan merasa wah!!! ketika postingannya di sosmed di repost oleh pemilik kafe ato kedai tempat dimana foto itu diambil. Itu peluang menurut saya.

Tapi yahh.. Saya kan cuma emak-emak yang kebetulan suka ngopi, saya mah apa atuh.. Nggak berhak menilai, wong kalo disuruh bikin kopi enak pun saya nggak jago. Saya cuma bisa bikin kopi yang enaknya untuk saya sendiri. Hahaha

Semoga cita-cita mereka untuk menyeduh kopi nusantara sukses, karena lokasinya yang sangat dekat dengan kantor saya ini bisa dipastikan bakal sering saya kunjungi seandainya mereka punya menu kopi lokal nusantara.

wp-image-250901926

Keep it up kafe nine!!!
Fatimah, gresik, 8 september 2017.ย 

 

For more story about Tour de Warkop klik here .

Advertisements

About imexplore

Im trying to exploring some things to explore. Sebatas kemampuanku menjelajahi dunia bersama hati dan fikiranku.
Gallery | This entry was posted in Kopi Hitam ku, Peta Kuliner Gresik, warkop and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Tour de Warkop | Kafe nine

  1. Pingback: Tour de Warkop | Nasty Cafe, Coffee and Barbershop | Imexplore's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s