Jejamuran

Musim penghujan mulai mengguyuri tanah. Membangkitkan kehidupan yang lama tertanam dibawah seresah dedaunan. Jamur-jamur mulai bermunculan entah dari mana selama ini mereka bersembunyi.

Pasti saat ini anggrek-anggrek mulai bermekaran. Aku rindu. Entah kapan bisa “melarat” lagi. Wong kamera juga sudah terjual dan belum terbeli penggantinya. Kesempatan bepergian pun juga sudah nggak selonggar dulu. Mungkin nanti kalo kedua anakku sudah “siap” diajak jalan-jalan ke kebun ato hutan, kerinduan ini akan terobati.

Teringat beberapa tahun lalu, ya di musim seperti ini, awal musim penghujan, berbekal tekad dan cinta, dalam kondisi hamil, aku masih penasaran sama anggrek yang mungkin tumbuh liar di dataran rendah pesisir kota ini. Dan memang aku menemukan mereka, bertengger manis di ketiak ranting pohon asem. Mungkin hanya jenis itu, well, mungkin ada juga jenis lain yang tumbuh di pesisiran, tapi kami hanya ketemu satu jenis. Bunga nya berwarna kuning kecoklatan. Ya Tuhan…nama nya pun aku nggak ingat lagi.

Kurasa sudah cukup lama aku nggak piknik.

Musim ini, rasanya pengeeeen banget mblakrak lagi, at least di sekitar kantor, dimana banyak taman dan rumput. Akan ku agendakan lah…

Selamat datang hujan. Selamat datang kehidupan baru. 

About imexplore

Im trying to exploring some things to explore. Sebatas kemampuanku menjelajahi dunia bersama hati dan fikiranku.
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s