COFFEE TRIP TO TEMANGGUNG

Weekend terakhir bulan November 2019 lalu saya dan beberapa teman melakukan perjalanan ke kebun kopi milik sahabat saya di Temanggung. Perjalanan yang sudah cukup lama tidak saya lakukan, jalan-jalan ke kebun kopi. Dan kalo beberapa waktu sebelumnya saya selalu bersama keluarga ketika ke kebun kopi, kali ini saya tidak bersama keluarga, hanya saya dan beberapa teman. Karena memang tujuan perjalanan kali ini bukan hanya sekedar jalan-jalan, tapi ada banyak hal yang harus saya fokuskan. Saya mengajak teman-teman yang saya pikir akan bisa dan mau membantu kami dalam urusan kebun kopi ini nantinya, saya butuh sumbang pikiran dr pengalaman mereka.

Jumat pagi saya dan Ranu; teman saya dari Gresik; bertemu di stasiun KA Gubeng dan berkereta menuju Jogja, meeting point kedua dengan Anwar; suami dari Susi si pemilik kebun. Kemudian kami bertiga berkendara mobil menuju Temanggung.
Bermalam di rumah Susi di Temanggung, menikmati udara sejuk lereng pegunungan menggelitik memori saya tentang alam dan kecintaan saya pada hutan yang sudah cukup lama tak kusentuh lagi.

Paginya Fian; teman dari Ungaran; datang ke rumah Susi yang jadi meeting point ketiga sekaligus basecamp.
Setelah beristirahat untuk Fian, dan kami yang lain bersiap, sarapan dan lainnya, termasuk mengirimkan dokumen pekerjaan yang meskipun Anwar dan saya tidak sedang di kantor harus tetap steady to work, kami pun berangkat ke kebun berkendara sepeda motor. Tidak jauh memang dari rumah Susi, tapi karena mereka tau saya traveller manja, hahaha jadi kami memutuskan untuk naik motor saja.

Sampai di kebun kami segera masuk ke petak yang dituju. Tidak luas, tapi cukup sebagai lahan percontohan kami berkarya di sini.
Tujuan kami yang utama adalah me-restorasi kebun yang sudah lama dikelola dengan cara konvensional dengan hasil tidak baik untuk dikelola lebih baik supaya menghasilkan kopi yang Insyaalloh lebih berkualitas.
Hari itu kami melakukan asesmen lingkungan, orientasi medan, atau apalah istilahnya. Kami mengidentifikasi keragaman jenis dan populasi tanaman penaung dan tanaman pendamping. Belum detail tapi cukup memberi gambaran pada kami untuk memikirkan apa yang bisa dan harus dilakukan setelah ini. Tahap mana dulu yang harus dilakukan, kemudian selanjutnya apa lagi.

Kami sempat menelpon seorang kawan baik dari Semarang, Ige namanya, beliau adalah mantan direktur saya dulu semasa kerja di yayasan konservasi burung. Ige memberikan cukup banyak pencerahan meskipun via telepon. Penjelasannya masuk akal dan sejalan dengan apa yang dikatakan Fian pada kami. Beruntungnya saya mengenal baik mereka berdua dalam hidup saya.

Sebuah PR BESAR bagi kami bertiga (Saya, Susi, Anwar).
Langkah besar, tantangan besar, dan tidak akan mudah, kami tau itu.

Kebun ini proyek kami bertiga, Saya, Susi dan Anwar. Mereka berdua suami-istri. Susi yang akan lebih banyak bersentuhan dengan kebun dan penggarap kebun. Anwar akan lebih banyak mengurus promosi dan manajemen lain. Saya, yang bahkan orang luar mereka kebagian porsi mencari sumber daya bantuan untuk membangun mimpi besar kami.

Kami bertiga sama-sama tidak punya dasar ilmu di bidang perkebunan dan atau pertanian. Tapi kami membawa semangat yang sama.
Tapi kami percaya, buah dari hobi silaturrahmi itu luar biasa besarnya termasuk ilmu.

 

Sedikit pengenalan partner perjalanan saya di coffee trip to Temanggung kali ini.

Ranu.
Seorang Barista bersertifikat dengan pengalaman menyeduh yang cukup panjang. Salah satu inisiator komunitas KOPCAN (Kopi Cantik) di Gresik sejak 4-5 tahun yang lalu. Seorang pendaki gunung dan pemilik rental outdoor gear Magma Adventure.
Karir terbarunya Supervisor di Cafe ‘Ragil Kuning Kopi’

Anwar.
Kami bersahabat sejak 19 tahun yang lalu. Dia pernah jadi Manajer saya saat kami masih sama-sama bekerja di salah satu perusahaan telekomunikasi. Seorang yang punya ilmu dan insting manajerial dan pemasaran yang luar biasa.
Suami dari Susi.

Susi.
Ibu rumah tangga yang punya semangat dan kesabaran luar biasa yang saya yakin akan lebih mampu merawat kebun itu dibanding kami semua. Susi lahir di desa dimana kebun kopi itu berada, lahir dan dibesarkan di lingkungan yang sangat dekat dengan kopi, hanya saja tidak pernah dilibatkan langsung mengurus kebun.
Lulusan S1 Sastra Indonesia ini sekarang memilih menetap di Temanggung dan melepaskan gemerlap kota.
Saya yakin ini apa yang kami lakukan sekarang adalah salah satu jawaban dari doa-doa nya.

Fian.
Prosesor dan Roaster kopi. Suplayer greenbean saya untuk kopi Oengaran. Ilmunya di bidang biologi diimplemantasikan dengan sangat baik di kehidupannya. Selain kopi, ketertarikannya yang lain di bidang fotografi alam liar terutama burung, capung, kupu-kupu, anggrek sangat mumpuni.
Kami berteman melalui pintu konservasi burung. Kami pernah terliat salam suatu proyek riset yang sama tapi berbeda batch, riset flu burung, yang sangat seksi pada masa nya. Dan sampai sekarang kami masih berkawan baik. Fian banyak membagi ilmunya tentang kopi pada saya.

Ige.
Mantan direktur yayasan konservasi burung tempat saya dulu bekerja freelance dan relawan di Jogja. Jebolan Kehutanan UGM ini sekarang berkebun di tanah kelahirannya di Semarang, mengelola kebun dengan metode yang sangat baik namun sangat ramah lingkungan.

Gabungan dari merka memberikan energi positif pada saya untuk tetap optimis maju meskipun keterbatasan ilmu yang kami punya. Dibilang “bonek” Ya, memang bonek, tapi usaha selalu lebih baik daripada sekedar diam dan nyinyir tanpa tindakan.

 

 

Salam.
fatimah.

About imexplore

Im trying to exploring some things to explore. Sebatas kemampuanku menjelajahi dunia bersama hati dan fikiranku.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s