Seteguk rasa

January 12, 2012 6 comments

Udara pagi kurasakan begitu sejuk hingga membuatku malas mandi.
Dan tiba-tiba ingatanku melayang ke masa pagi-pagi di mana kita lalui dengan peluh dan tawa.
Seolah pagi itu baru kemarin karena begitu lekat di ingatanku dan tak terhapuskan.
Namun terasa begitu lama seperti puluhan tahun lamanya karena begitu rindunya aku akan tawamu.
Tawa yang selalu memberiku kehangatan di antara langkah-langkah kita.
Bahkan ketika kau setengah mati mengusir angin yang meniup api lilinmu.
Come on, akui saja kalo kau menginginkannya, nikmatilah.
Seluruh dunia juga tau arti senyummu itu.

Senin pagi di taman kampus ***

Victor tersenyum melihat ekspresi di wajah Emily.
“What?” Emily yang merasa dilihat seperti itu menjadi salah tingkah sendiri.
“Nothing.. I said no words, hahaha..” kata Victor.
Tawa Victor semakin membuat Emily sewot “You said no words, but your smile’s creeping me out to freak, you know?!”
Kemudian Victor mendekat ke arah Emily dan berbisik “Aku tau kenapa kamu senyum-senyum gitu”
“Heh..! Sok tau..!! kamu tu nggakusah ge-er ya, aku biasa aja kok. Jangan kira aku happy ketemu kamu sepagi ini ya!”
“Aku kan nggak bilang kamu happy karena ketemu aku, malah kamu yang ngaku sendiri. hahaha.. Sekarang coba bilang, emangnya kenapa kamu senyumnya kayak gitu, hayo?! Come on.. i know you, even better than you”
“Shit..!! rasanya kulitku ini transparan kalo deket kamu, hate you!”
“hahahaha…” Victor tertawa lebih lebar melihat Emily menggerutu seperti itu.

Dalam hati Emily bersumpah akan melakukan apa saja demi melihat mata dan tawa itu, membuatnya seperti sedang berada di atas roller coaster, mual-mual deg-deg-an gimana gitu.Seperti ada sekumpulan kupu-kupu beterbangan di perutnya. Seperti ada sepuluh kuda Bima berlarian di dalam jantungnya.
“Masuk kelas yuk, bentar lagi masuk, kita cari posisi…hahaha, kan posisi menentukan prestasi kata para leluhur, makanya kamu jangan jauh-jauh duduknya, biar nilaimu gak busuk.”
“Huuuhhh..!! mimpi kali yee… malahan ni ya kalo aku tu duduknya deketan sama kamu ya, yang ada malah nggakbisa konsen ngerjain tes, apalagi ini tes pemrograman, haduhhh… bisa kacau konsentrasiku.”
“ya pastilah.. orang kamu pasti bakal sibuk ngurusin jantung kamu.”
“maksudnya?”
“ah dasar lemot lu Em, udah yuk ah masuk kelas”
Secara spontan Victor menggandeng tangan Emily menuju kelas dan Emily seperti sedang tersihir, menurut ketika tangannya berada dalam genggaman Victor. Terasa begitu nyaman. Dan itu membuat Emily tersenyum sambil menghembuskan nafas panjang dan lega.
Tiba-tiba Victor melepas gandengannya dan menyentuh punggung Emily, benar-benar secara tiba-tiba tanpa aba-aba dan membuat Emily sedikit kaget dan bertanya.
“Kenapa sih?berhenti mendadak, gak pake sein lagi.”
“Aku tu dari tadi kayak denger dug dug dug gitu kenceng banget, eh taunya itu dari jantung kamu yang lagi deg-deg-an ya deket sama aku? hahahaha…”
“VICTOOOORRR…!!!”Emily berteriak sambil mengejar Victor yang berlari melesat menuju ruangan kelas di mana mereka ada ujian tengah semester pagi ini. Yang dikejar semakin tertawa bebas merdeka.

Vick, kamu inget nggak pagi itu? Waktu itu, aku seperti kerbau yang dicucuk hidungku, yang selalu menurut kemanapun kamu menggandeng tanganku. Kamu yang tau persis seperti apa perasaanku saat itu. Kamu yang selalu menggodaku karena aku nggak pernah mau bilang kalo aku suka sama kamu. Kamu yang selalu ada saat aku kemana. Kamu orang pertama yang aku inginkan berada disampingku saat aku menangis, meski kamu nggak pernah datang sore itu ketika seluruh dunia seolah menentangku.

Vick, apa salah ketika semua perhatianmu itu ku nikmati sebagai sebuah cinta? Apa salah kalo aku mau kamu sekarang berada di sini, ketika aku sudah berhasil, mapan, dan dewasa? Aku bahkan nggaktau sekarang kamu dimana. Aku juga nggaktau apa kamu sehat, apa kamu masih selalu meminum obat-obat yang nggak pernah kamu suka untuk meminumnya. Apa wajahmu masih kurus tirus seperti wajah yang selalu aku suka? Ato kamu sudah berubah?Rambut gondrongmu. Mata mu yang selalu tajam tapi begitu lembut saat kau tertawa.

Vick, i miss you so..

Hampir lima tahun Emily tidak bertemu dengan Victor, hingga suatu hari, Emily bermimpi bertemu Victor dan ketika itu Victor melamarnya untuk menikah. Mimpi itu membangkitkan kembali kenangan tentang pagi-pagi mereka bersama sekaligus malam-malam dimana Emily menangis ketika menemani Victor yang menggigil menahan rasa sakit yang sampai sekarang Emily nggaktau sakit apa sebenarnya yang diderita Victor. Begitu kerasnya kenangan itu memaksa Emily mencari tau keberadaan Victor sat ini dan dari berpuluh-puluh teman yang dia hubungi akhirnya dia mendapatkan nomor handphone Victor.

Dengan ragu Em mengirim sms, dan ternyata itu benar Victor. Anehnya rasa yang muncul sekarang bukan rasa yang dulu pernah ada, kini perasaan itu lebih seperti rasa khawatir dan entah apa rasanya.

Siang di Mall dekat kantor Emily***

“Hey, where are you, im here”
“Sip, tunggu bentar, aku jalan ke arah kamu aja, tunggu di situ, jangan kemana-mana ya, ntar malah muter-muter cari-cari-an” Suara di ujung telpon sana.

5 menit kemudian mereka bertemu dan Emily hampir tidak mengenali Victor. Wajahnya berisi, tidak ada lagi pipi tirus yang dulu sempat membuatnya gila ingin menelannya. Rambutnya dibiarkan gondrong melebihi gondrong yang pernah dia lihat dulu. Tapi ada yang nggak pernah berubah. Senyum dari bibirnya itu, hwaaaaaaa…. kamu bikin aku gila Vick.!

“Wow.. kamu berubah ya Em..”kata Victor.
“Kamu juga berubah, sangat berubah.”

Seterusnya mereka hanya duduk di salah satu restoran di mall itu tanpa banyak kata. Mungkin masing-masing dari mereka sedang berusaha membangkitkan rasa yang dulu pernah bersemi namun tak pernah mereka ungkapkan. Tapi mereka ternyata sekarang nggak mampu lagi menumbuhkan rasa itu kembali. Mereka yang kini sudah dewasa. Mereka yang kini sudah punya kehidupan masing-masing. Setengah mati mereka mencoba merasakan kehangatan itu, tapi tetap saja rasa itu nggak muncul.

Satu kalimat perpisahan mereka sore itu,

“Em, kalo nikah jangan lupa kirim undangannya ya, aku pasti dateng.”
Emily hanya tersenyum dan berkata “Pasti Vick.”

 

 

Whadda Love

November 12, 2011 2 comments

Seperti hujan,kau beri senyum pada dedaunan.
Dan seperti hujan,kau juga beri keraguan pada serangga-serangga kecil menari di pepucukan ilalang.

Setangkai bunga enceng memekar di hamparan laguna.
Inginkah kau petik?
Ataukah kau tunggu hingga melayu?

Hapuslah sejenak peluhmu kawan.

Di angkasa sana terhampar jutaan bintang.
Meski kita tau hanya ada 1 rembulan terang diantara mereka.
Kala malam,kau temani sang bulan mengarungi gelap.

Rebahkanlah penatmu sejenak kawan.

Mentari esok menantang matamu.
Tapi kau tau dibawah tajuk angsana kau bisa berteduh.
Nikmatilah semilir sepoi anginnya.
Cumbuilah harum wangi bunganya.

Sahabatku,
Sisihkan sepertiga malam mu untuk kekasih ter-agung mu.
Dia yang akan menentramkan gemuruh batin mu.

 

Jatuh cinta itu seperti sebuah pengalaman yang could be amazing and frustrating in the same time.

Sesosok cowok cool, richie rich like young man, dikelilingi sahabat-sahabat yang insyaalloh selalu siap everytime he need , some kinda perfect life, but lonely inside. Seheboh apapun guyonannya bersama sahabat-sahabatnya, kadang tak mampu mengusir rasa sunyi dalam hatinya ketika semua orang membawa pasangan mereka masing-masing dalam sebuah acara. Just like to nite, in a wedding party of one of Putra’s  best friend; Kartika. Semua orang membawa pasangan mereka. Roni menggandeng Selly. Wulan datang dengan Hadi dan Kiky anak mereka. Dian mesra bersama Koko tampak serasi dalam sarimbit batik Mega mendung khas cirebon yang mereka pesan di butik milik Aisya. Bahkan si Slamet, OB kantor tempat Putra dan Kartika bekerja pun dengan malu-malu berseri menggenggam tangan mbak Sari, istri yang baru dinikahi nya sebulan yang lalu.

Dalam hati, Putra berharap bisa menggandeng Aisya ke acara itu. Why not? Toh Aisya juga datang sendiri karena Arman pacarnya sedang tugas ke Papua dalam sebuah misi pengamanan daerah konflik di Papua sana. Sesaat Putra bergumam ” It’s a good moment, harusnya”. Entah malaikat mana yang mencegah Putra untuk melakukan niatnya itu.

“Dateng ma siapa Boy?” seruan datang dari Dian membuyarkan lamunannya hingga es dawet di tangannya hampir tumpah.

“Biasa lah…sama sekertaris ku yang cantik, tapi dia lagi sibuk tuh ngurusin klien di luar,you knew me, im a cool active businessman, hahahaha” jawab Putra sekenanya diserbu jitakan di kepala plontosnya.

“Sesekali tu yaaa ajak tu pasangan kamu, gak pengen apa kamu liat Kiky tu?”

” Hey hey hey.. rilex madam, semua hal tu akan indah pada masanya”

“But the problem now is, kapan masa itu akan kamu wujudin?”

” Nha tu dia juga masalah ku, kapan? It’s a huge mistery of my journey of life”

“Preeeeeeeeeeetttt, paling bisa Lo”

Hahahahaha mereka tertawa-tawa meski dalam hati Putra sepi itu begitu menguasai.

Kartika sang ratu pesta malam itu datang menyapa mereka “Heh..!! kalian ya, ketawa-tawa di pesta orang, gimana dandanan ku? kliatan gendut gak? bedak ke ketebelen gak? Kayaknya ini kok konde ku kegedean deh”

“Stop it Kartika my prittiest queen, you are the most gorgeous lady in this party, kalo ada yang bilang kamu gendut, suruh sini, biar gua tabok dia” balas Putra menenangkan sahabatnya yang lebay itu.

“Tau nih, kamu tu ya malam ini perempuan paling keren di pesta ini, di pesta ini doang ya… jangan nglunjak minta keren di tempat lain juga” si Selly menimpali, disambut tawa renyah mereka.

“Eh si Aisy kemana ya, kok dari tadi ngilang aja tu anak?” tanya Kartika sambil clingukan mencari Aisya.

“Biasa.. paling lagi mojok telpon-an sama si Arman, tuh di balkon” kata Roni.

Aisya, cewek kalem berkulit sawo matang dengan mata senyumnya yang kalo Putra ngliat rasanya dia seperti diving di pedalaman atlantik itu, supel, pintar, modis, tapi sangat sederhana dalam pembawaannya. Meskipun dia seorang fashion designer tapi dia nggak pernah pake baju yang nyleneh kayak anak-anak P (public relation) di kantor mereka. Mungkin kesederhanaannya itulah yang menonjolkan kecantikannya.  Dia memulas wajah ayu nya dengan riasan simple n fresh yang terlihat anggun dan membuat Putra semakin terhanyut dalam angannya tentang cewek yang satu itu.

********

Suatu pagi di hari minggu yang mendung, HP Putra berdering, dengan malas dia mengambil HP nya dan membuka sms, sedetik kemudian bagai diguyur air se tangki matanya langsung jrenggg segerrrr, karena yahhh siapa lagi yang sms nya mampu membangunkan dia dari tidur pingsannya kalo bukan dari Aisya, gadis pujaannya itu. Dengan semangat dia membuka sms itu.

“mas putra bisa temenin aisy ke acara fashion show nya anak-anak PAPMI gk?”

Putra yang fotografer, sebenernya hal itu sangat wajar kalo Aisya minta Putra menemaninya, tapi sangat istimewa bagi Putra karena Aisya yang memintanya. Dengan semangat dan kecepatan alap-alap dia bergegas mandi dandan wangi tak lupa merapikan rambutnya yang cuma se-centi rata plontos itu. It’s all because of Aisya so it’s special :)

Jam 6 pagi tet! Putra sampai di depan pintu butik Aisya yang sekaligus rumah tinggalnya, memencet bel pintu pagar, menyiapkan senyum pepso*ent nya pagi itu, dia melupakan kopi hitam yang sangat dicintainya demi segaris senyum Aisya pagi itu. Dia nggak mau telat menjemput dan membuat Aisya cemberut, meskipun dalam wajah cemberut pun Aisya tetap terlihat cantik di mata Putra, tapi dia nggak mau Aisya kecewa karena ketinggalan fitting session yang harus diliputnya.

Dan jrengggg… Aisya rupanya udah siap dengan jilbab warna hijau army dan tas ransel kecil di pundaknya, sepatu teplek kesukaannya, dan pastinya mata senyum itu. Melayang otak Putra menyaksikan pemandangan pagi yang indah itu.

“Ayo mas, buruan, takut telat nih” kata Aisya tanpa basa basi langsung ngeloyor masuk ke mobil Putra.

Putra yang sempat 2 detik bengong itu segera menyusul yang tancap gas menuju tempat acara. Dan hampir saja mereka telat, hanya 5 menit waktu yang mereka punya untuk mempersiapkan kamera dan catatan materi. Secara diam-diam Putra mengambil foto Aisya ketika dia sedang wawancara para model dan mahasiswa-mahasiswa desain yang sedang mempersiapkan pagelaran busana itu. Mereka menggelar acara itu dalam rangka ujian akhir semester mereka.

********

3 jam berlalu tanpa mereka sadari.

********

“Mas Putra, kita istirahat dulu yok, kamu pasti belom sempet ngopi ya tadi?”

“Hehehehe…tau aja kamu Sya”

“Udah apal aku mas, yok kita ke samping situ aja yok, kayaknya di situ udah disiapin coffee break nya deh”

Tanpa banyak melawan Putra mengikuti langkah Aisya dari belakang menuju ruangan samping. Putra memang sering kali mati kutu, kata temen-temennya modar cocot-e alias speechless kalo udah ngadepin cewek yang dia suka, dia jadi suka keliatan ling lung, gak banyak omong, dan teman-temannya gak banyak yang menyadari itu.

Sambil menunggu semua persiapan selesai dan jadwal, mereka mengobrol tentang materi yang mereka kumpulin. Obrolan profesional sebenernya, tapi bagi Putra selalu istimewa, because it’s Aisya.

********

Acara berlangsung.

********

Jam 7 malam pagelaran busana selesai dan dilanjut dengan acara santai, lebih ke semacam “pesta”, meregangkan semua otot tegang mereka setelah seharian berharap cemas baju rancangan mereka bisa tampil maksimal di acara itu.

Putra dan Aisya memilih untuk nggak masuk ke acara itu, mereka punya cara sendiri untuk menyegarkan pikiran, minum kopi di angkringan..!!!

“Eh bentar ya mas, ini mas Arman telpon, ntar aku balik lagi”

“go ahead” jawab Putra santai, meski sebenarnya sedikit hambar dan getir.

15 menit Aisya menelpon Arman dan Putra sama sekali memberi keleluasaan waktu buat Aisya, dia nggakmau mengganggu hubungan mereka, dia sangat menghormati hubungan mereka, tentang cintanya, cukuplah dia dan Tuhannya yang tau.

ouwhhhh…whadda love…

 

 

gresik, sabtu, 12 nopember 2011,di sela lemburku menunggu mekanik memasang penangkal petir kantorku.
teruntuk sahabatku yang sedang terantuk asmara.
you are wonderfull just the way you are.
and sometime, someone will find that beauty.
 
fatimah.

Tentang Wulan dan Bulan

October 16, 2011 Leave a comment

Sebuah hubungan platonik yang bisa saja timbul di antara Wulan dan Jack namun tidak pernah disadari Jack. Dia memang cowok yang nggak terlalu detil dalam beberapa hal tapi sangat detil di banyak hal. Satu hal yang luput dari ketelitiannya adalah perkara cinta. i know…some of us sometimes too sensitive but some of us too busy too get in to it.

Wulan yang sangat mandiri dan supel bisa dengan cepat beradaptasi di lingkungan baru di kampusnya, dan bersahabat dengan Jack, mahasiswa pendatang dari negri tetangga, Singapore. Kekonyolan dan salah paham bukan hal baru dalam persahabatan mereka mengingat perbedaan budaya dan adat dari mana mereka berasal.

Jack yang selalu tertib dan rapi pun akhirnya terkontaminasi dengan kebiasaan Wulan yang slengekan meski sebenarnya dia cukup teliti. Karena seringnya mereka bersama, share some stories, share back pack when they were hiking, that’s make them looked like a couple sometimes, but enemylike in another time, just when they’re debating some topics. Seperti saat ini ketika mereka sedang berdebat tentang kenapa bulan sabit itu nampak muncul dari pinggir semakin ke tengah then full moon? Kenapa nggak dari segaris di tengah kemudian melebar ke samping dan terus ke samping then full moon?

“Aku suka banget bulan sabit” kata Wulan suatu malam ketika mereka berada di puncak gunung Sumbing. Puncak ke sekian yang mereka pernah daki bersama. Kadang bersama rombongan besar, kadang hanya ber-empat dengan kedua sahabat mereka yang lain; Satria dan Ringgo.

Jack menimpali dengan santai gumaman Wulan ” kalo suka, tembak aja..”

“Heh..!!! gak romantis sama sekali jadi cowok..!!!” Wulan dibuat bersungut-sungut karena Jack sudah merusak khayalannya.

“hahahahahaha…” Jack tertawa merdeka setiap kali melakukan itu, dan tawa itu yang selalu membuat Wulan tersenyum sendiri ketika mengingatnya.

“Eh jack, kayaknya aku masih butuh beberapa sampel lagi deh” kata Wulan menghentikan tawa nya.

“Ya kan masih ada banyak waktu besok, kita bisa kliling lagi sebelah situ” Jack menunjuk ke sebuah punggungan yang belum mereka explore.

” But we’ve been here for a week, im just worrying about the samples we had before, i think i better check ‘em now” Wulan beranjak dari matras tempat mereka berdua berbaring memandang langit dan bulan sabit, tapi Jack meraih lengannya dan itu menghentikan langkah dan juga detak jantungnya beberapa detik.

“Besok aja” kaata Jack dan seperti sedang dihipnotis Wulan pun kembali duduk kemudian menyandarkan kedua tangannya ke belakang, menopang badannya sendiri. Dan mereka terlibat percakapan dengan hati dan pikiran mereka masing-masing.

Dalam hati Wulan bersorak gembira bisa menikmati bulan sabit bersama seorang jack. Meskipun kendala bahasa sering membuat mereka tertawa sampai menangis karena saking konyolnya pemahaman mereka pada kata-kata yang asing di telinga mereka masing-masing. Tapi bersama Jack hanya dalam diam seperti ini, itu begitu menenangkannya. Wulan bahkan nggakmau mengingat kalo Jack punya seorang pacar yang tinggal di Jakarta; namanya Aida, cewek manis yang manja dan selalu jadi hot babe di lingkungan pergaulannya; di saat yang sama ketika Jack terlalu sibuk dengan dunianya; dunia tanah; mereka menyebutnya. Gairah mereka pada gunung berapi telah menuntun mereka ke banyak puncak gunung di negri ini.

Beberapa menit mereka dalam keheningan, ketika kemudian dua sahabatnya menyusul dengan kegaduhan yang mereka timbulkan. Mereka selalu terlambat mengucap “ups” ketika mereka merusak suasana. Ketika suasana sudah heboh barulah mereka sadar kalo sedang mengacaukan sebuah drama. Ya.. drama tentang seorang gadis yang selalu memandang bulan, namun nggak pernah berani terbang meraihnya. Dia yang nggak pernah berani menanggalkan jangkar pemberat yang menggelayut di kaki nya kemudian mengembangkan sayapnya dan terbang menuju bulan nya. She’s just have to wake up then walk.

Satrio dan Ringgo menyadari dan menyaksikan setiap perubahan yang terjadi pada Wulan, bahkan ketika Wulan sedang sangat sedih karena Jack bertunangan dengan Aida, mereka berdua lah yang selalu menemaninya menangis. Satu hal yang selalu Wulan tekankan pada mereka berdua, do not ever tell Jack about her feeling, don’t even think to do that. Di balik kekonyolan mereka, mereka selalu menghormati apapun keputusan yang diambil oleh sahabatnya itu, pun ketika Wulan bersikeras untuk cukup memendam perasaannya kepada Jack, mereka berdua sangat memahami itu. Banyak hal yang memang mampu kita simpan sendiri, hanya cukup kita dan Tuhan yang tau, tapi ada hal-hal yang seharusnya kita share or even let it blow to let our heart beats in a hot temper adrenaline.

Sensasi ketika kita mengungkapkan sesuatu yang slama ini slalu kita berusaha tutupi karena kita takut dengan resiko terluka, yang membuat jantung kita berdegup lebih cepat dari 100 detak per menit, sensasi itulah yang membuat kita sadar bahwa kita hidup di bumi, tempat kita berpijak dan memandang bulan di angkasa sana. Tempat di mana kita akan tersenyum ketika meneguk secangkir kopi di pagi hari dan menghisap sebatang rokok sambil melihat kekasih yang masih terlelap di balik selimut. Tempat kita akan mengumpat ketika tersandung batu yang membuat kamera kita jatuh terantuk batang pohon di tepi jurang. Tempat kita tertawa ketika hanya sedang membaca komik. Tempat kita akan menangis ketika kita melihat seseorang yang kita cintai terluka tanpa mampu berbuat apapun. Yes, we are living in the same earth. Tempat di mana kita mungkin akan tertawa, menangis, tersenyum dan mengumpat. Planet yang sama di mana kita memandang bulan yang sama. Bulan sabit. Bulan yang tersenyum.

sumber gambar dari : http://kindofsoul.blogspot.com/2011/07/gambar-kreatif-dengan-bulan-memeluk.html

 
 
A story by request from my dearest best friend.
surabaya, 16 oktober 2011.
fatimah.

Another mail from Em and Vick

October 6, 2011 2 comments
“Dear Vick, howdy there?
Are you doing good? Im really hoping u were here right now..
Mmmhh…di sini hari- hariku so much busy n sometimes I feel so tired of, but this is my choice n aku gak mau kehilangan cita-citaku karena aku cengeng dengan sgala macem this shit. All this situations sometimes push my button to blow.
Saat pagi, saat semua orang sibuk behind their desk, aku dan cangkir kopi ku selalu merindukan saat-saat ketika aku gak harus bangun pagi, i can smoke anytime I want to, but di sini? Huh..Don’t ask me..you won’t know ‘bout that.
Vick, im so tired hoping you were here. Did you get my sign?! I miss you so bad as the grasses calling for the rain in this dry season. I wonder if you feel my tears rivering my fingers.
Vick, one day when you comin’, would’cha dance with me under the sun with some old song you used to play me, please? I really miss that songs you know?! even it’s sometimes sounds so freak in my ears, hahaha 
Oh vick, we both knew that that is so forbidden, I just can’t loose your smile at now n you knew that for sure,I hate you. I hate you as much as I want you. Brengsek kamu..!!!”
=================
Email itu sudah email ke sekian ratus sejak Emily pergi ke Inggris. Dia slalu mengirimkan email-email itu tanpa peduli apa Victor merasa terganggu atau sedih atau happy atau whatever she just don’t care about anything but he’s coming.
Setelah menekan tombol send, Emily sering skali merasa kosong, karena ketika dia sedang menulis, sejenak seolah dia sedang berbicara pada sahabatnya itu, tapi begitu tombol send di klik, then whoosh.. no one there but her and her PC. 

Malam-malam di sini terasa begitu dingin dengan setumpuk tugas kuliah dan pekerjaan yang sengaja dia ambil hanya untuk membunuh waktu, but she failed. Dia tetap saja merasa bahwa waktu di sini berjalan selama 30 jam. Waiting for the day Victor would come to see her, that’s killing.

Dua minggu berlalu sejak email itu; dan beberapa email lainnya tentu saja; ketika tiba-tiba sekalimat dalam email dari Victor seolah mencekiknya 
“Tunggu aku 2 hari lagi, I’ll be at your hands, n Im yours”

Ya, email itu cuma berisi satu kalimat tapi itu sangat berarti jauh lebih sangat berarti dibanding ribuan pulsa internet, telepon dan sms yang mereka habiskan untuk sekedar mengenang kebersamaan.
Satu jam Emily memandangi email itu, masih nggak percaya, hingga sebuah telfon menyadarkan ketertegunannya. Yuri, Seorang sahabat Jepangnya di tempat Emily bekerja sebagai akuntan part time menelfonnya,

“ya?”
“Emily, I need your hands to fix up some documents”
“ouwh, well, okey, yeah, I’ll be there in an hour, just send some pancake to my desk, allright?! Hahaha”
“Your wish is my command my lady”
“heeeeyyyy you scared me to dead”
“hahaha I thought you like it when George say it to you in every time”
“Heh, kalo crewet gua habisin lo”
“uuuhhh… no no no, no Jupiter talk here, but I think I know that that ‘s mean you are happy ‘bout that”
‘jupiter talk’ itu istilah mereka untuk bahasa local yang mereka nggak saling paham, semacam bahasa planet gitu.
“Yuri..!!! im gonna make your curly hair suddenly straight in a minute, you hear that?!”
“Hahaha…pardon me madame.. “
“huh..!! over my dead PC !!”
“just don’t be noisy, get the hell come here or im gonna make your brown skin turn to pink!”
Then klik.tuuut…tuuut…tuuut…telfon ditutup dari seberang sana.
======
Besok Victor tiba pukul 12 siang, artinya Emily masih punya waktu untuk memilih baju yang cantik untuk menyambut sahabat terdekatnya itu. Dan malam ini Emily sudah bertekad menyelesaikan semua pekerjaan dan semuanya, jadi besok dia bener-bener free  dan bisa menghabiskan waktu bersama victor sepuas yang mereka mau.
Malam itu Emily tidur dengan senyum tak lepas dari bibirnya, well..sebenarnya dia susah sekali tidur karena mengharapkan besok pagi datang lebih cepat.
=======
Waktu yang ditunggu akhirnya tiba, Emily menjemput Victor di Heathrow airport. Ketika mereka bertemu, selama beberapa detik mereka hanya saling memandang tertegun tak percaya pada siapa yang ditemuinya. Satu, dua, tujuh detik dan pecahlah tangis Emily di dada Victor yang memeluknya. Mereka hanya saling terdiam, maybe they are in the stupid mind right now, or maybe they are in their own world with no one allowed to come in to it.

Mereka nggak langsung ke apartemen Emily, mereka berhenti di sebuah padang rumput yang saat ini sedang sangat gersang tanpa bunga, hanya rerumputan pendek dan beberapa pohon tua serta semakdi beberapa titik. Mereka duduk di bangkai pohon tumbang yang terlindungi oleh dahan pohon lain yang masih hijau daunnya. Victor mengeluarkan sebuah kotak bersampuldaun daur ulang berwarna hijau, warna kesukaan mereka, dan mengangsurkannya pada Emily.
“open up”
“what’s inside?”
“open up”
Dengan hati-hati Emily membuka tali enceng gondok yang mengikat kotak itu, kemudian membukanya. Air mata nya menitik lagi.
“I bring you your beach”
“thankyou, now would you dance with me?”
“that’s why I come here”

Victor mengulurkan tangannya kepada Emily dan menarikknya ke bawah terik matahari dan memasangkan sebelah ear phone ke telinga Emily.
Emily memegang bunga rumput grinting yang dibawakan Victor untuknya, bunga itu pasti dipetik dari pantai mereka. Dan dengan ear phone mereka mendengarkan dentingan melody from the music he played.

“Are you happy now, Em?”
“ssssshhhh…just shut up and dance”

Lama sekali mereka menghabiskan waktu hanya menari dalam kebisuan. Lalu mereka berbicara tentang segalanya, tentang hari-hari mereka, tentang kebahagiaan, kekonyolan sampai kesedihan yang mereka rasakan ketika mereka terpisah jauh. Mereka pasti sedang berharap bisa mengerem bumi supaya berputar lebih lambat.
Sore itu, sunset di padang rumput yang gersang terlihat begitu indah di hati mereka.
Malam. Emily cook for them. They have a warm dinner with warm talks. Dan setelah itu, don’t ask, cups of coffee they drank to fill the nite until they fell asleep.

Pagi ketika Emily terbangun, dia tersenyum namun sekejap menangis karena disadarinya Victor nggak ada.
She screamed “VICTOR….”
Victor yang kaget mendengar teriakan itu segera berlari dan bertanya apa yang terjadi.
“ What happened? Why are you screaming like that? Are you okey?”
 “kamu ke mana sih?”
“ Yaelaaahhh… kirain apaan.. Heh..!! makanya kalo bangun tu mata dibuka dulu…!! Gua sholat, oneng..!!”
“Hehehe awas kamu ngilang lagi..!!”
“ sapa juga yang ngilang? Dasar freak.!”
“bawel..!”
Victor menyodorkan cangkir kopi dan Emily tersenyum. Kemudian mereka sarapan ala Indonesia, nasi goreng, hehehe…
“huuuhh…jauh-jauh ke sini sarapannya nasi goreng, ini mah gakada bedanya ama di kontrakan”
“udah deh..aku kangen banget sama indo”
“pulang yuk”
“jangan gila kamu”
“kalo aku gak gila gak mungkin pagi ini aku ada di sini, liat kamu senyum”
“preeeetttt…gombal banget sih”
“ha ha ha ha”
Lama banget Emily gak liat tawa itu, tawa lepas sebebas hati mereka pagi itu.

Bunga rumput grinting itu kini tergantung manis di atas kamar Emily, setiap malam dan kapanpun dia rindu pantai, dia hanya tinggal menengadahkan kepalanya dan angin akan membelai hatinya.

Seperti aku sekarang yang sangat merindukan gemerisik suara pasir pantai kita, dan cericit burung berlarian di bibir pantai memburu mangsanya atau terbang rendah mengejar angin, atau sekedar berjemur, just like we used to do, few times ago…



Gresik,30 september 2011.
fatimah.

Gagang bayam timur, Exploring tambak Keputih

August 3, 2011 5 comments

Hari sabtu 30 Juli 2011 adalah tanggal yang sudah tua renta bagi saya yang gajian di awal bulan :( dan entah kenapa hari itu saya pengeeeenn bgt mancing.

Di tengah perdebatan saya dengan Furqon pacar saya tentang tempat memancing apakah mau di kolam pemancingan yang mbayar ato di sungai dekat mangrove di Wonorejo dan ditengah-tengah pertarungan idealisme dan ekonomisasi hoby :p ini muncullah ide dari Leman teman kami untuk menghubungi teman kami yang bernama HAJAAAAARRRRRR… hehehe namanya Hajar, teman SMP Furqon dan Leman. Hajar ini punya tambak yang cukup luas, dan kami diijinkan memancing di tambak mana aja yang kami mau, tapi sayangnya dia dan suaminya nggakbisa nemenin mancing karena ada acara keluarga di Gresik. Kami bahkan dibawain es dawet oleh Hajar, hehehe baik banget sih ibu satu anak ini :p

Begitu memasuki area pertambakan, di daerah Keputih, Surabaya, kira-kira 10 menit dari kampus ITS, saya langsung disambut kepakan-kepakan kuntul kerbau dan hey… look at that..itu kan si misterius yang sudah 3x saya ketemu dan belum yakin dengan identifikasi saya dan akhirnya hari itu saya bias dengan jelas tanpa binokuler ataupun monokuler, hanya berjarak paling dekat sekitar 3 meter dari mata saya dia terbang.

Belum puas saya memastikan bahwa si misterius itu berjenis Dara laut kecil, saya sudah terusik oleh sesosok putih bermantel hitam dengan kaki jenjangnya yang berwarna merah dan tengkuk berhias garis hitam agak tebal. Masyaalloh..saya benar-benar harus menghafal setiap jengkal lekuk tubuh dan warna bulunya, karena saya nggak bawa Buku Panduan burung waktu itu.
Sore itu di sebuah petak tambak yang airnya sudah surut, nampaknya selesai panen, di petak yang satu itu saya bertemu dengan 9 jenis burung secara bersamaan, saya sampe pengen nangis saking hepi nya T_T. Ada si putih bermantel hitam Gagang bayam timur, Kuntul kerbau, Blekok sawah dalam dua penampilan breeding dan non-breeding, Dara laut kecil yang terbang kesana kemari melintas menyambar dan menukik kemudian terbang lagi, Trinil semak dengan pola terbangnya yang sangat khas, Mandar batu dengan jidat merahnya yang khas juga, Bondol oto hitam yang pernah bikin saya jatuh cinta pada pandangan pertama waktu saya mengunjungi Pagak beberapa bulan lalu. Cici padi yang berisik memecah keheningan tambak, dan serupa Tikusan tapi saya nggak berani memastikan tikusan jenis apa yang saya temui itu.

gagang bayam timur

Sumbe gambar : Baskoro, Semarang Bird Community

Dan mereka beraktifitas dalam satu petak tambak yang sama, khusus Cici padi, Bondol Oto hitam mereka berkegiatan di semak-semak yang tumbuh di bagian tepi dari petak itu. Saya benar-benar seperti mampir di surga (kayak tau surga aja :p ) yahhhh…at least tempat yang saya datengi tu salah satu bocoran surga menurut saya.

Panasnya matahari sore di tambak waktu itu serasa ter-sejuk-i oleh sepasukan burung yang seolah tumpah ruah mengelilingi saya. Ouwwhhhh rasanya pengen ndiriin tenda dan nge-camp di sini :p

Puas mengamati dan menggambarkannya di ingatan saya, kembali saya ke Furqon dan Leman yang sibuk dengan pancing-pancing. Sesampai ditempat mereka saya segera membuka es dawet dan nasi bungkus ayam goreng yang tadi kami beli di warung dekat mes KONI JATIM, sambelnya enak…hehehe
Kami makan bertiga seperti sedang piknik sampe-sampe mas-mas yang sedang mancing di deket kami pergi karena kami brisik ngobrol dan makan,hehehe
Kenyang dengan bekal yang habiskan seketika itu hingga air putih aja yang tersisa, kami lanjut konsentrasi ke pancing.

Tik tok tik tok satu jam berlalu. Berkali-kali ganti umpan, lempar kail pindah tempat, tak satu bandeng pun nyangkut di pancing kami. Sementara mas yang tadi ke-brisikan kami, dia sudah mengantongi beberapa ekor mujaer. Kata Leman, ini namanya belajar sabar Rek, sebelum kita masuk bulan romadhon.

Haduh Leman…alas iku ombo, tapi lek wes keno alas an iku tambah ombo maneh Man.
Bagi yang nggak paham bahasa jawa, artinya kurang lebih begini : hutan itu luas, tapi kalo udah kena alas an tambah luas lagi. Hehehe…Ah tapi jadi nggak enak kalo diterjemahin, masak alas an jadi hutanan :p .

Angin berhembus semakin kencang dan ikanpun semakin sombong karena sudah hampir 3 jam kami di sini nggak ada satu pun ikan berhasil kami pancing. Padahal waktu berangkat, saya sudah membayangkan untuk mbakar bandeng di pinggir kolam, yummmm… rupanya khayalan tinggal impian belaka.

Kira-kira setengah 6 sore, kemilau mentari senja semakin menyilaukan mata kami. Kambing-kambingpun sudah mulai digiring keluar area pertambakan oleh gembalanya. Kami pun segera bergegas berkemas dan beranjak menunggangi kuda besi (sepeda motor) kami.

Sebelum pergi Leman sempat mengintip ke dalam sebuah gubug tua di tengah tambak dekat tempat kami nongkrong mancing tadi. Dengan penasaran dia mengintip ke dalamnya. Well..waktu saya tadi lihat ke dalamnya sih suma kosong, nggak ada apa-apanya di dalam, sebuah ruangan kecil seukuran 3 x 4 meter berlantai tanah, itu saja. Tapi entah kenapa Leman pucat dan sedikit salah tingkah melihat isi gubug itu. Apalagi ketika melihat di pintunya yang bertuliskan kalimat berhuruf arab. tapi kan mungkin aja itu cuma kayu bekas yang kebetulan bertulis huruf arab, right?!

Pertama saya dan Furqon, ngengkol starter kaki, lherrrr langsung nyala lancar jaya.

Kedua,blep blepblep werrrbbb…o.. owwhhhh… entah karena grogi atau si Leman benar-benar digandoli dedemit penunggu tambak, sepeda motornya nggak nyala-nyala juga, hahahahaha wajahnya pucat dan berteriak-teriak memanggil kami. Sementara kami dengan santainya melenggang semakin menjauhi Leman. Ketika saya menoleh, barulah saya sadar kalo Leman dalam kesulitan besar.oh tidaaaaakkkk… saya mulai lebay :p

Setelah dibantu Furqon akhirnya sepeda motor Leman bisa nyala. Tapi selama di perjalanan bahkan sampai daerah dekat kampung tinggalnya, wajahnya masih pucat dan terlihat bingung.

Wahai Leman temanku, makanyaa rambut gondrongnya itu dirapiin, biar nggak disangka sejenis sama penunggu tambak.hehehe

 

Selama kurang lebih 3 jam saya berada di tambak Keputih, saya hanya mampu mengidentifikasi beberapa jenis burung saja, diantaranya :

  1. Kuntul kerbau
  2. Raja udang biru
  3. Dara laut kecil
  4. Cekakak jawa
  5. Cekakak sungai
  6. Walet linci
  7. Gagang bayam timur
  8. Trinil semak
  9. Blekok sawah
  10. Mandar batu
  11. Tikusan sp.
  12. Bondol oto hitam
  13. Cici padi
  14. Burung madu sriganti (betina)
  15. Prejak padi
  16. Wiwik kelabu (suara)

Ternyata tanpa buku panduan lapangan pengamatan burung itu saya belum pandai mengidentifikasi :( tapi saya bahagia sekali sore itu, akhirnya bisa ketemu salah satu dari Gagang bayam yang slalu bikin saya penasaran itu. Ooooh indahnyaaaa..Subhanalloh..

Penghujung bulan sya’ban yang begitu “unspoken” Saya bakal ke sana lagi suatu hari dengan membawa perbekalan dan persenjataan yang lebih lengkap lagi :)

Keep up birding !!!

 

fatimah.

Masjid Al-Ishlah, Masjid Kampus UNESA Baitul Makmur, Masjid Agung Gresik

August 2, 2011 Leave a comment

Taraweh pertama- Masjid Al-Ishlah.

Taraweh pertama saya berjamaah di masjid Al-Ishlah di perumahan tempat saya tinggal. Masjidnya indah sekali, tidak bertembok hanya berpilar-pilar yang dihias dengan ornament cat dekoratif warna hijau bermotif akar-akar coklat. Suasana di masjid ini sama seperti suasana di masjid-masjid pada umumnya di area perumahan yang jamaahnya terdiri dari mulai anak-anak sampai dewasa, so…kalo suasananya sedikit agak terlalu gaduh itu karena anak-anak terlalu bersemangat taraweh :p Tapi menyenangkan sekali karena jamaah membludak sampai-sampai takmir harus menggelar terpal di halaman masjid untuk menampung seluruh jamaah.

Rangkaian sholatnya terdiri dari sholat isyak berjamaah, sholat sunat 2 rokaat secara munfarit (sendiri), kemudian dilanjutkan sholat taraweh berjamaah sejumlah 20 rokaat dengan 2 rokaat sekali salam, dilanjutkan ceramah kemudian 3 rokaat sholat witir berjamaah dan ditutup dengan doa bersama dan membaca niat berpuasa bersama-sama.

Tidak ada sajian khas sehabis taraweh yang biasa ada di jogja yang disebut “jaburan”. Jaburan biasanya berupa snack yang diberikan oleh donator yang dibagikan kepada jamaah sebelum pulang. Anak-anak sangat suka jaburan :) .

Taraweh kedua -  Masjid kampus UNESA Baitul Makmur.

Taraweh kedua saya berjamaah di masjid kampus UNESA, Masjid Baitul Makmur.

Taraweh kedua ini sekaligus buka puasa pertama di bulan ramadhan tahun ini. Saya berbuka puasa bersama pacar saya furqon dan sahabat saya pepenk (feriyal) dan teman kerja mereka berdua mas rosid. Say, pepenk danmas rosid sama-sama sedang jadi musyafir di Surabaya, hehehe karena kami tahun ini bekerja di Surabaya yang jauh dari kota kami, jadi kerinduan akan suasana buka puasa yang hangat itu menyatukan kami untuk berbuka puasa :) dan yes, we are happy :) .

Masjid kampus UNESA terletak di area kampus tapi agak sedikit jauh dari keramaian, tepatnya dikelilingi oleh danau, dan ladang. Pemukiman paling dekat dengan masjid ini mungkin rata-rata kost-kost-an mahasiswa, bias dilihat dari mayoritas jamaah yang rata-rata berusia mahasiswa. Hanya sedikit anak-anak dan orang tua. Jamaahnya juga tidak terlalu banyak, hanya separo masjid saja,tidak seperti di masjid Al-Ishlah, dan tidak ada ceramah, atau mungkin kami ketinggalan, soalnya kami telat datengnya :(

Taraweh ketiga – Masjid Agung Gresik.

Taraweh ketiga, akhirnya kesampaian juga sholat di Masjid Agung Gresik :) . Masjid yang setiap hari saya lewati pergi dan pulang kerja atau jika saya mau pergi kemana-mana ini selama ini yang hanya jadi keinginan akhirnya mala mini saya bersujud di dalamnya.

Suasana Masjid Agung Gresik sangat sejuk, bangunannya megah, terdiri dari lantai dasar yang diperuntukkan sebagai gedung pertemuan, masjid berada di lantai dua, dan lantai atasnya lagi saya belum tau. Bangunannya bertembok dan juga berpilar besar di dalamnya. Lantainya marmer membuat saya betah menjalani seluruh rangkaian sholat ini sampai selesai. Ornamen masjid ini di dominasi warna hijau, atap hijau, hiasan dinding hijau pokoknya mayoritas hijau lah, my fave colour :) .

Ada yang membuat saya ketagihan di sini, rupanya di sini dalam setiap rokaatnya setelah bacaan alfatihah kemudian dilanjutkan dengan membaca ayat-ayat dalam al-qur’an, bukan surat-surat pendek seperti di masjid-masjid sebelumnya. Mungkin ini yang dibilang orang-orang “khatam dalam sebulan”. Mala mini dimulai dari tengah surat Al-baqoroh yaitu beberapaayat sebelum ayat kursyi sampai tengah surat Ali Imron, tapi karena saya belum hafal al-qur’an jadi saya hanya menyimak, dan ikut melafalkannya pada ayat-ayat yang saya hafal saja. Rasanya gimana gitu kalo ketemu ayat yang hafal. Sejuuuuuuuuuuuuuuuuuukkkkk dan hepiiiiiiiii…hehehe

Imamnya membaca dengan sangat indah, faseh, makhroj dan tajwidnya saya yakin benar.

Hanya sedikit jamaah anak-anak jadi sholatnya bias lebih khusyuk karena suasana tenang. Ada beberapa juga sih jamaah anak-anak, tapi mereka manis sekali karena mereka nggak berisik dan mampu mengikuti rangkaian sholat mulai dari sholat isyak hingga witir secara penuh, nggak pake bolos lari-larian :) . Hebat sekali :) .

Setelah selesai sholat saya menuju parkiran menuruni tangga yang berbeda dengan tangga yang saya naiki sewaktu masuk tadi sambil melihat-lihat suasana dan bangungan masjid ini. Dari tempat parkir untuk keluar kami harus mengambil jalur sebelah kiri jadi kami disuguhi pemandangan keliling masjid. Benar-benar megah masjid ini….

Dari ketiga masjid yang saya datangi sama-sama tidak ada jaburan, mungkin jaburan itu tradisi yang hanya ada di jogja aja kali yak??? Ceramah/ kultum juga nggak selalu ada di setiap masjid. Yang jelas saya sudah mulai ketagihan ikut sholat taraweh dengan rangkaian yang ber-rokaat banyak :) rasanya benar-benar tentram, sedikit mengobati kerinduan saya pada suasana romadhondi jogja dekat dengan keluarga dan terutama semaraknya.

Ahhhh…besok taraweh ke masjid mana lagi ya :) ???

Salam dari gresik.
fatimah, 2 agustus 2011, 23.10 pm

Telaga Ngipik, Oase di tengah panasnya kota Gresik

July 27, 2011 7 comments

Gresik, 27 Juli 2011

Waktu liat booklet potensi wisata kota Gresik di kantor, saya pikir tempat ini berada jauh dari kota, yaaaahh… kira-kira di tengah hutan atopinggiran pesisir sana, ternyata hampir setiap hari saya melewati Telaga Ngipik dalam perjalanan berangkat dan pulang kerja.heheeee…

Setelah berhari-hari membulatkan tekad dan niat akhirnya sore ini aku berani sendirian masuk kawasan ini. minggu lalu baru ngelilingi pinggirannya doang :p

Telaga Ngipik terletak di tengah kawasan industri pupuk Petro Gresik. Salah satu bird watching site di Gresik. Bukannya saya nggak mendukung pariwisata daerah, tapi tadi saya nyampe tu udah jam 4 lebih jadi kalo lewat TPR takut terkunci dan malah nggakbisa keluar lagi, karena saya belum tau jam buka nya. Jadi saya memutuskan untuk lewat pintu samping. Well..not bad, ada hutan kecil, okey ini memang lebih mirip kebon kecil, dan di situ sering dimanfaatkan warga untuk memancing.

Di Telaga Ngipik ini digunakan sebagai tempat latihan para atlet ski air,wow..nggak semua daerah punya aku pikir.

Setelah sedikit nanya-nanya ke ibu warung depan pintu samping, saya masuk membawa serta sepeda motor saya yang khusus saya datangkan dari Jogja :p , clingak clinguk sebentar orientasi medan, saya pun memutuskan untukmengambil jalur ke kiri dulu untuk sore ini karena di sebelah kiri lebih banyak vegetasi nya, seperti pohon talok (kersen), beberapa jenis fikus yang saya nggak tau jenis pastinya, pohon waru, pohon jambu dan sebangsanya, dan tentu saja semak. Di pinggiran telaga terdapat tumbuhan enceng gondok yang sore tadi banyak dihinggapi capung berwarna oranye.

Dan kira-kira 1 (satu) jam saya di sini , saya baru bisa mengidentifikasi sedikit jenis burung, antara lain :

1. Cabai Jawa

2. Bambangan Kuning

3. Cekakak Sungai

4. Burung Madu Sriganti

5. Walet Linci

6. Blekok sawah, dalam penampakan bulu breeding

7. Layang-layang api

8. Cucak Kutilang. Spesies ini cukup melimpah di Gresik, dan salah satu dari 6 jenis yang sudah teramati di sekitar kantor saya.

9. Prenjak Sp. Saya nggak pasti antara Prenjak rawa ato Prenjak padi, karena cahaya sunset yang menipu pandangan saya. Dan saya nggakbisa liat jelas area kepala (alis, mata, kekang)

10. Raja Udang Biru, cantik sekali….

11. KuntulKerbau

12. Bambangan hitam. Awalnya saya kira Kokokan Laut, tapi ini warnanya benar-benar hitam, bukan coklat gelap, dan ada sedikit warna kuning di samping bawah tubuhnya,hanya sedikit terlihat pada waktu dia bertengger sesaat sebelum dia terbang. Dan tentu saja setelah saya tanya-tanya ke temen-temen info tentang Bambangan hitam ini.

This is new record of mine, nggak nyangka masih bisa nambah list, tapi sayangnya saya nggak pernah peduli dengan list :p

13.Dara Laut Kecil; Yang ini masih harus saya cek ulang.

Saya ketemu si misterius ini 3x. 2 pertemuan sebelumnya tanpa bino, pertama di area ladang garam waktu perjalanan dari Gresik ke Surabaya. Yang ke-2 di area tambak Wonorejo Surabaya. Dan yang ketiga sore ini di Telaga Ngipik, Gresik.

Bego nya tadi begitu dia terbang cukup dekat, saya malah asik terpesona dengan telanjang mata tanpa menghiraukan binokuler di kalungan saya, alhasil saya cuma bisa garuk-garuk perut lapar yang menunggu adzan maghrib. Rupanya perut lapar cukup mempengaruhi reflek :(

Sayangnya kamera poket kebanggaan saya sedang rusak :( Si misterius ini punya cirin yang hampir sama dengan Dara Laut Kecil; ukuran sedang, warna putih semu ubu-ubu kebiruan, bersih rata tanpa pola blirik (bercak), ada topi hitam, pola terbang khas dara laut dan perilaku menabrakkan diri ke air yang ternyata tidak dilakukan oleh semua jenis dara laut. Entah mereka sedang memancing ato iseng aja, buat olah raga gitu :p

Ada suara-suara misteri di sana, diantaranya suara Cekakak Sungai dan Mandar batu. Suara-suara itu intens terdengar but it’s so hard to identify where they are :( (

Yang saya sangat pingiiiiiiiiiiiiiiiiiiin sekali ketemu tu Bangau tontong, pasti pengen nangis kalo saya ketemu dan bisa identifikasi secara langsung @_@

Well..the journey has just began and the adventure will follows :) but don’t forget your mosquito repalent along :p hahaha

Keep birding to catch the flying birds fly.

Salam dari Gresik :)

fatimah, gresik, 27 juli 2011

Sebotol Fanta Merah dan Sepotong Senyuman

July 20, 2011 Leave a comment

Sekitar jam 9 malam di perjalanan dari Surabayamenuju Gresik, saya mampir sebentar ATM yang ada di dalam sebuah minimarket terkenal. Disamping mesin ATM itu terdapat 2almari pendinginyang di dalamnya tertata rapi berbotol-botol soft drink dan minuman-minuman energi dan pokoknya yang botolnya warna warni dan tampak menyegarkan lah :D

Sedikit naik alis kanan saya ketika ternyata di pintu salah satu almari pendingin itu terselip seorang bocah kecil kurus kira-kira umurnya 8-10 tahunan. Bocah laki-laki itu mengenakan kaos kucel, celana pendek, nggak beralas kaki dan di kaki kanannya penuh bekas luka, entah luka apa yang pernah dia alami. Dia menyelipkan badan mungilnya di pintu almari itu sambil memandangi seolah sedang memilih botolmana yang sebaiknya dia ambil.

Seorang pramuniaga cowok mengawasinya dari belakang.

sekilas sempat saya suudzon, jangan-jangan ni anak mau ngutil, astaghfirulloh, maafkan aku ya Alloh… Tapi saya pikir-pikir lagi, kalo dia ngutil botol sebesar itu kan pasti langsung ketauan dong.

Menyadari kedatanganku bocah itu menoleh dan tersenyum padaku.

Saya : “Mau beli apa?”

Si Bocah : “Gak mbak, nontok tok” – (enggak mbak, cuma liat doang”)

Saya : “Ambilo, tak beliin” — (Ambil aja, saya belikan”)

Si Bocah : “Gakusah mbak”

Kemudian dia menutup pintu almari pendingin dan memperhatikan aktifitasku dengan mesin ATM. Sesaat suudzon ku kambuh lagi, takut kalo duit saya yang lagi mepet ini direbut sama dia. Astaghfirulloh…bersihkan hatiku ya Alloh..

Setelah selesai dengan mesin ATM saya liat anak itu masih memandangiku. Saya buka pintu almari pendingin dan kutunjuk satu persatu botol dan kutawarkan padanya.

Wajahnya terlihat berseri-seri melihat isi almari itu. Mupeng dia,hahahaha

Dari atas, deretan botol kecil dan sedang ku urutkan, dia menggeleng,

batinku “Sayang, ambillah satu dan senyumlah”

Ketika kulihat deretan paling bawah,kupikir, ah mungkin dia mau yang paling besar.

And guess what?!

Dia tersenyum sangat ceria dan matanya pun tersenyum waktu kutawarkan satu per satu merk minuman yang ada di situ dan dia mengangguk pada setiap botol.

Saya : “Mau yang mana?”

Bocah : “Gak usah mbak”

Saya : “Beneran ta?Ayo buruan pilih mana?tak beliin, buruan. Yang mana? Yang ini? Ini? Merah? Item? Yang mana?”

Bocah : “Sembarang mbak” – (“Terserah mbak”)

“sembarang” itu seperti sebuah ungkapan basa basi tapi mau.

Saya : “ Jangan ngangguk-ngangguk tok, ayo ambil yang mana?”

Akhirnya saya menunjuk ke botol fanta warna merah 1,5 liter-an dandia langsung mengangguk dan menerima botolitu dan tersenyum memeluknya.

Mata dan senyum itu begitu menentramkanku.

Saya : “Ayo sini, bayar dulu, tunggu di sini, jangan kemana-mana”

Kusuruh dia menunggu di kasir untuk mengambil sabun dan beberapa alat mandi. Dan setelah selesai urusanku, kami ke kasir dan membayar belanjaan kami.

Mbak kasir memasukkan botol fanta merah itu dan langsung kuambil dan keserahkan pada bocah kecil itu. Dia menerima dan berlalu sambil tersenyum, cerah banget senyumannya.

Kulihat dia menggenggam uang 10.000-an. Batinku, Mungkin dia tadi sedang menghitung botol mana yang cukup terbeli dengan uang 10.000nya, dan karena botol 1,5 liter-an itu seharga lebih dari 10.000 maka dia harus benar-benar cermat memilih botol yang paling tepat.

Artinya dia bisa membaca dan menghitung.

Suatu saat nanti aku juga akan punya anak yang akan mengalami usia seusiamu sayang,semoga aku mampu memenuhi semua keinginan dan impiannya dengan bijaksana. Semoga suatu saat kelak kamu punya anak, kamu akan bisa memenuhi keinginan-keinginan anak-anakmu yang saat ini mungkin hanya bisa jadi sebatas impian bagimu.

Bocah itu mungkin anak jalanan, mungkin anak nakal, atau mungkin orang tua nya blmpunya cukup uang untuk membelikan sebotol fanta untuknya.

Ah, siapapeduli asal-usulnya. Siapapun bocah laki-laki kecil itu sudah memberiku senyuman yang begitu indah dan membuat aku dan hatiku ikut tersenyum. Dia juga telah membuat mbak kasir tersenyum sangat ramah.

Sayang, kamu adalah early warning bagiku untuk selalu ingat bersyukur dan berbagi. Kamu mengingatkanku bahwa seterpuruk apapun keadaanku, aku masih selalu punya orang-orang yang selalu ada untukku bersandar. Tapi kamu? Entah apa kamu punya keluarga ato enggak? Entah apa kamu punya sahabat ato enggak? I pray for your happiness dan wealthyness.

 

Cerita semalam.

Gresik, 20 juli 2011,fatimah

Kesehatan Reproduksi Wanita

June 22, 2011 12 comments

Saya mencoba menggabungkan beberapa informasi yang mungkin dan semoga bermanfaat khususnya bagi kita para wanita; karena kita harus tau cara merawat anugrah yang kita punya; dan bagi para lelaki, seharusnya; karena saya yakin kalian pasti ingin pasangan kalian sehat, ya kan, Lelaki?!
Saya mengumpulkan informasi ini dari mailing list di salah satu group di facebook ( An – 12 ) solusi wanita mencegah kanker rahim & masalah saat haid yang di asuh oleh Dessy An.

Take a deep breath sebelum kita baca keterangan yang lebih panjang. Kalo perlu minum es the dan sediakan gorengan, biar baca nya lebih manteb, hehehehe
Lanjuuuuuuuuuuuutttt….
Oke, let’s take a trip, people…
Wanita sangat rentan dengan masalah-masalah di seputaran daerah kewanitaan (yaiyalahhhh, kalo seputar kelaki-lakian nanti malah repot :p ) Pada level tertentu masalah-masalah itu bias sangat merisaukan. Untuk itu kita perlu mengenali secara lebih intim daerah ini supaya kita bias menjaga dan mencegah terjadinya penyakit atau kelainan organ ini, mengobati jika sudah terlanjur  “sakit” ataau at least mengurangi kekhawatiran kita kalo kita lebih tau dan lebih paham.
Pernahkah anda tau apa itu infertilitas ?

Jadi Infertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk memiliki keturunan dimana wanita belum mengalami kehamilan setelah menikah 1 tahun dan aktif dlm seksual tanpa menggunakan kontrasepsi.
(Meskipun saya belum pernah membaca keterangan ilmiyah tentang rentang waktu satu taun itu apakah bias dijadikan patokan/ukuran pasti sepasang suami istri itu fertile ato infertile. Tapi mungkin sebenarnya ada penelitian ato catatan ilmiyahnya hanya saja saya yang tidak tau dan belum baca.)

Bila pasangan sulit memiliki anak, di masyarakat kita seringkali yang paling disalahkan adalah pihak istri. Meskipun tuduhan itu tidak selalu benar, tetapi memang risiko infertilitas pada wanita dua kali lipat infertilitas pada pria. Sekitar 40 persen ketidakmampuan pasangan untuk memiliki keturunan disebabkan oleh pihak istri. Sementara, hanya 20 persen yang disebabkan ketidakmampuan suami.
(Yang ini saya juga belum menemukan keterangan ilmiyahnya.)

Berikut adalah beberapa penyebab utama infertilitas wanita:

Nyeri haid :
Nyeri saat haid disebut dismenorea, berasal dari kontraksi rahim, yg dikelompokkan menjadi dua, yaitu dismenorea primer yaitu nyeri haid yg biasa dialami wanita normal yang menstruasi (biasanya dismenore primer timbul pada masa remaja, yaitu sekitar 2-3 tahun setelah menstruasi pertama dan akan menghilang dgn sendirinya seiring pertambahan usia)
dan dismenorea sekunder yang dialami wanita penderita kelainan/penyakit tertentu (apabila dari awal taun pertama anda haid merasakan nyeri dan berlangsung terus menerus hingga saat ini, bisa jadi itu adalah dismenore sekunder).

Keputihan :
Keputihan pun ada dua, keputihan fisiologis (normal) dan patologis (penyakit)
Fisiologis apabila keputihannya tidak di sertai perubahan warna, gatal2 dan bau tak sedap dan biasa di alami sebelum atau sesudah menstruasi.
Patologis apabila menimbulkan gatal2, bau tak sedap,iritasi, dsb.

Siklus Haid yang tidak teratur:
Haid adalah suatu proses pembersihan rahim terhadap pembuluh darah, kelenjar dan sel-sel yang tidak terpakai karena tidak adanya pembuahan atau kehamilan, dan siklus haid yg tdk teratur tersebut dapat menyebabkan darah tertahan di rahim dan memicu timbulnya KISTA

Tuba Falopi Tersumbat atau Rusak :
Kerusakan ini biasanya disebabkan oleh salpingitis (peradangan tuba falopi). Selain membuat sulit hamil, salpingitis juga dapat menyebabkan kehamilan di luar kandungan (ektopik).

Endometriosis :
Endometriosis adalah pertumbuhan abnormal jaringan implan di luar uterus, yang normalnya hanya tumbuh di uterus.

Kelainan Hormon :
Kekurangan hormon lutein dan hormon perangsang folikel dapat menyebabkan sel telur tidak dapat dilepaskan (ovulasi).

Kista.
Kista adalah tumor berupa kantong yang berisi cairan. Organ reproduksi yang dapat mengalami kelainan berupa kista adalah ovarium atau indung telur. Kista dapat bersifat jinak, dapat pula ganas.
Kista ovarium juga beragam jenisnya, tergantung dari jaringan yang membentuknya dan jenis cairan yang ada di dalamnya. Misalnya, kista endometriosis yang cairannya berupa darah haid dan kista dermoid yang terdiri dari jaringan gigi, rambut, dan lemak.

Tumor Pituitari :
Tumor yang biasanya jinak ini dapat merusak sel-sel pelepas hormon di kelenjar pituitari yang membuat siklus menstruasi terhenti pada wanita atau produksi sperma menurun pada pria.

Tumor Rahim (Uterine Fibroids) :
Tumor jinak di dinding rahim ini sering dijumpai pada wanita usia 30-40 tahun. Tumor ini dapat menyebabkan infertilitas bila menghalangi tuba falopi dan perlekatan telur yang sudah dibuahi di dinding rahim.
Mioma uteri

Mioma uteri adalah tumor jinak di jaringan otot rahim (miometrium). Jadi, tumor ini mengenai organ rahim. Mioma uteri kebanyakan terjadi pada masa reproduksi dan pembesarannya berkaitan dengan hormon estrogen.

Kelebihan Prolaktin (Hiperprolaktinemia):
Prolaktin adalah hormon yang merangsang produksi ASI. Kelebihan hormon prolaktin dapat mengganggu ovulasi. Bila seorang wanita banyak mengeluarkan ASI meskipun tidak sedang menyusui, kemungkinan dia menderita hiperprolaktinemia.

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) atau Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK):
Sindroma ini ditandai banyaknya kista ovarium dan produksi androgen (hormon laki-laki) berlebihan, terutama testosteron. Akibatnya, sel telur sulit matang dan terjebak di folikel (tidak ovulasi).

Menopause Prematur (Menopause Dini) :
Menopause prematur terjadi bila wanita berhenti menstruasi dan folikel ovariumnya menyusut sebelum usia 40 tahun. Kelainan imunitas, radioterapi, kemoterapi dan merokok  dapat memicu kelainan ini.

Adesi :
Adesi (adhesion) adalah sekelompok jaringan skar yang saling berkait sehingga menyatukan dua permukaan organ yang normalnya saling terpisah. Adesi yang melibatkan tuba falopi karena infeksi atau pembedahan dapat menghalangi fungsi ovarium dan tuba falopi.

Kelainan Kelenjar Tiroid :
Kelainan ini menyebabkan kelebihan atau kekurangan hormon tiroid yang mengacaukan siklus menstruasi.

Kelainan Anatomi Bawaan :
Kelainan bawaan pada organ reproduksi dapat menyebabkan infertilitas. Kelainan yang disebut Mullerian agenesis ditandai dengan tidak berkembangnya vagina atau rahim. Wanita dengan kelainan ini masih dapat punya anak melalui bayi tabung atau dengan “menyewa” rahim wanita lain.

Merokok :
Merokok dapat membahayakan ovarium dan mengurangi jumlah/kualitas sel telur. Riset menunjukkan wanita perokok cenderung mengalami menopause lebih awal.

Stres :
Neurotransmiter (pengirim pesan kimiawi) bekerja di kelenjar hipotalamus untuk mengendalikan hormon-hormon reproduksi dan stres. Tingkat hormon stres yang tinggi dapat mengganggu sistem reproduksi.

Terlalu Kurus atau Terlalu Gemuk :
Wanita yang terlalu kurus, misalnya para atlet maraton atau penderita anorexia, dapat kehilangan fungsi reproduksinya. Kegemukan dapat menyebabkan infertilitas dengan berbagai cara. Policystic ovarian sydrome (PCOS), misalnya, lebih sering terjadi pada wanita yang kegemukan.

Faktor Lingkungan :
Herbisida, pestisida, limbah industri dan polusi lainnya dapat mempengaruhi fertilitas. Phtalate, zat kimia untuk melunakkan plastik, diduga dapat mengganggu fungsi hormon-hormon tubuh.
Itulah pentingnya kita menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan supaya hidup kita seimbang selaras dengan alam :) hehehehe

Sudah sepantasnya kita menjaga dan merawat diri kita dari hal2 yg tdk diinginkan, khususnya wanita jgn sampai rahim kita menjadi infertil krn rahim kita adalah masa depan dunia :)
Dari rahim kita lah dunia ini bisa berisi tawa dan tarian anak bangsa :)

Semoga bermanfaat.

fatimah :)

Nyeri Haid atau Dismenorea

June 22, 2011 3 comments

Dismenorea atau yang lebih dikenal dengan nyeri haid adalah keluhan yang sering dialami wanita pada bagian perut bawah. Nyeri yang dirasakan saat haid tidak hanya terjadi pada bagian perut bawah saja. Beberapa wanita kerap merasakannya pada punggung bagian bawah, pinggang, panggul otot paha atas hingga betis. Kadang juga payudara.

Rasa yang tidak nyaman ini disebabkan oleh kontraksi otot perut yang intens saat mengeluarkan darah. Kontraksi yang sangat intens ini kemudian menyebabkan otot menegang. Ketegangan otot ini tidak hanya terjadi pada otot perut, tetapi juga otot-otot penunjang otot perut yang terdapat di bagian punggung bawah, pinggang, panggul, paha hingga betis.

Para ahli membagi dismonera menjadi dua bagian. DISMENOREA PRIMER dan DISMENOREA SEKUNDER.

DISMENOREA PRIMER

Dismenorea primer adalah nyeri haid yang ditemui tanpa adanya kelainan pada alat kandungan dan merupakan hal yg normal. Biasanya terjadi setelah 12 bulan atau lebih sejak menarche (haid yang pertama kali). Dan akan hilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia. Penyebab dismenorea primer, antara lain, faktor kejiwaan, faktor konstitusi, faktor endokrin/hormonal dan faktor alergi.

DISMENOREA SEKUNDER

Dismenorea sekunder berhubungan dengan penyakit/kelainan pada alat kandungan. Nyeri dapat terasa sebelum, selama, dan sesudah haid.
Penyebab terjadinya dismenorea skunder, antara lain:
-Salpingitis kronis, yaitu infeksi yang lama pada saluran penghubung rahim/uterus dengan kandung telur/ovarium.
-Endometriosis, yaitu suatu keadaan dimana endometrium berada di luar tempat yang seharusnya, yaitu di dalam rongga rahim. Endometrium sendiri merupakan lapisan yang melapisi rongga rahim -dan dikeluarkan saat mens sebagai darah haid.
-Adenomiosis, yaitu invasi jaringan endometrium kedalam miometrium
peradangan tuba falopii, yaitu infeksi pada saluran yg menghubungkan indung telur dengan rahim.

(Namun yang perlu kita sadari, nyeri haid yang kita derita itu mungkin disebabkan oleh banyak faktor, misalnya seperti yang saya alami, ketika saya rutin ber-olahraga, itu mengurangi nyeri haid saya, juga ketika saya kurang minum air putih itu bikin saya lebih sakit di daerah sekitar pinggang dan pinggul, so I suggest to consume enough fresh water minimum 8 glass per day. Karena berdasar pengalaman saya, lagi-lagi, minum cukup air putih itu selain mengurangi nyeri pinggang saat PMS (Pre Menstruation Syndrome) juga mengurangi resiko ISK (Infeksi Saluran Kencing).)

 

Sumber tulisan : ( An – 12 ) solusi wanita mencegah kanker rahim & masalah saat haid asuhan Dessy An

 

Semoga bermanfaat.

fatimah :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.